Djelantik dan Tatong Sibuk “Perang” di MK, Paripurna LKPJ Terbengkalai

Dua incumbent (dari kiri-kanan) Tatong Bara dan Djelantik Mokodompit pada satu acara dengan Ketua KPU Nayodo Koerniawan | totabuan.co
Dua incumbent (dari kiri-kanan) Tatong Bara dan Djelantik Mokodompit pada satu acara dengan Ketua KPU Nayodo Koerniawan | totabuan.co
Dua incumbent (dari kiri-kanan) Tatong Bara dan Djelantik Mokodompit pada satu acara dengan Ketua KPU Nayodo Koerniawan | totabuan.co

TOTABUAN.co, Kotamobagu – Rencana DPRD Kota Kotamobagu memparipurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun 2012 hari ini Kamis 11 Juli 2013, terpaksa harus ditunda, gara-gara Walikota Djelantik Mokodompit dan Wakil Walikota Tatong Bara sibuk ‘berperang’ di Mahmaka Konstitusi (MK).

“Hasil rapat banmus sebenarnya esok hari ini sudah digelar paripurna tahap satu. Namun, mengingat ada agenda walikota dan wakil walikota soal gugatan, kami akan coba berkordinasi dengan pihak pemkot soal kepastian untuk hadir dalam paripurna. Soalnya pembahasan LKPJ ini sangat prinsip,” Wakil Banmus DPRD Kotamobagu Ishak R Sugeha.

Bacaan Lainnya

Sekedar informasi, incumbent Djelantik Mokodompit dan Wawali Tatong Bara jadi peserta Pilwako Kotamobagu 24 Juni 2013 silam yang dimenani Tatong Bara dengan pasangannya Jainudin Damopolii. Djelantik belum terima kekalahan dan melapor ke MK.

Ishak menambahkan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan pembahasan LKPJ. 25 legislator sudah membentuk Panitia Khusus untuk membahas LKPJ.

“Untuk LKPJ kami sudah membuat pansus. Nanti setelah pembahasan LKPJ aka nada panja yang akan membahas soal LHP,” tambah Ishak.

“Sangat diharapkan agar waktu dari keduanya (walikota dan wakil walikota,red) untuk pembahasan ini. Jika sudah selesai dengan urusan masing-masing, maka marilah kita fokus kembali bekerja,” tutup Ishak.

 

Peliput: Hasdy Fattah 

 

CITIZEN JOURNALIST : Memberi ruang kepada Anda melaporkan peristiwa disekitar Anda baik kegiatan sosial, kegiatan kelompok, organisasi atau kritik terhadap pelayanan publik Dll. Kirim beritanya (disertai foto objek, atau pengirim), ke email : [email protected] | pengirim disertai alamat dan nomor contak | seluruh isi berita jadi tanggung jawab pengirim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

2 Komentar

  1. Pembunuh harus di hukum seberat2nya agar tdk akan memacuh para generasi muda yg lain utk melakukan hal yg sama..hukum hrs adil tampa memandang bulu.

  2. setiap pertandingan itu pasti ada yg kalah dan ada yang menang
    kalau so kalah noh trima dengan ikhlas saja.