• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Agustus 31, 2025
  • Login
totabuan.co
  • Beranda
  • Daerah
    • Kotamobagu
    • Bolmong
    • Bolsel
    • Boltim
    • Bolmut
  • Suara Anda
    • Citizen Journalist
    • Opini
    • Foto Totabuan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Sulut
  • Advertorial
  • Berita Video
  • All Sport
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kotamobagu
    • Bolmong
    • Bolsel
    • Boltim
    • Bolmut
  • Suara Anda
    • Citizen Journalist
    • Opini
    • Foto Totabuan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Sulut
  • Advertorial
  • Berita Video
  • All Sport
No Result
View All Result
totabuan.co
No Result
View All Result
Home Kotamobagu

Proyek Mangkrak di Kotamobagu: Luka Lama yang Harus Jadi Pelajaran Pemimpin Baru

Redaksi by Redaksi
31 Agustus 2025
in Kotamobagu
0
Proyek Mangkrak di Kotamobagu: Luka Lama yang Harus Jadi Pelajaran Pemimpin Baru
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU – Janji pembangunan di Kotamobagu pernah terdengar manis, namun yang tersisa justru pahit. Warga masih menyimpan luka akibat proyek-proyek pemerintah yang menghabiskan miliaran rupiah uang negara tetapi tak pernah memberi manfaat.

Di masa pemerintahan Wali Kota Tatong Bara, dua proyek kini menjadi simbol kegagalan tata kelola pembangunan. Yakni 23 unit shelter dan pemagaran kiri-kanan jalan masuk RSUD Kotamobagu.

Shelter yang berdiri kokoh itu kini terbengkalai. Harapan untuk membantu mobilisasi warga dengan bus, kini berubah jadi bangunan mati, kosong, tak berfungsi.

“Sejak dibangun sampai sekarang, tidak pernah ada yang pakai. Itu hanya proyek buang-buang uang,” tegas seorang warga Sinindian.

Tak jauh berbeda, proyek pagar RSUD Kotamobagu juga menyisakan tanda tanya besar. Alih-alih mempercantik kawasan rumah sakit, pagar itu justru memicu konflik dengan masyarakat sekitar. Publik menilai, proyek tersebut bukan kebutuhan mendesak, melainkan dipaksakan semata untuk menghabiskan anggaran.

Kedua proyek ini adalah cermin buruk pemerintah sibuk membangun fisik tanpa guna, sementara kebutuhan mendasar rakyat pelayanan kesehatan, pendidikan, dan fasilitas publik dikesampingkan.

Ironisnya, DPRD Kotamobagu yang seharusnya mengawasi malah memilih diam. Mereka bungkam, seolah tak melihat ketimpangan yang terjadi di depan mata. Diam seribu bahasa. Diam yang memunculkan pertanyaan di benak rakyat. Apakah mandat rakyat sudah dilupakan, ataukah nurani mereka telah mati.

Kini, pemerintahan memang telah berganti. Namun bangunan-bangunan kosong itu tetap berdiri sebagai pengingat pahit bahwa pembangunan tanpa visi, tanpa keberpihakan, dan tanpa mendengar suara rakyat hanya akan melahirkan luka sosial dan kekecewaan mendalam.

Karena itu, warga menitipkan harapan besar kepada pemerintahan baru, Wali Kota dr. Wenny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Mangkat. Pemimpin baru harus belajar dari kesalahan masa lalu lebih peka, lebih aspiratif, dan berani menempatkan kebutuhan rakyat sebagai prioritas utama.

Rakyat tidak butuh proyek mercusuar yang hanya indah di atas kertas, tetapi program nyata yang menghadirkan manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari.

Sejarah akan mencatat pemimpin yang berpihak kepada rakyat akan dikenang dengan hormat, sedangkan mereka yang mengabaikan aspirasi hanya akan meninggalkan bangunan kosong, kekecewaan, dan hilangnya kepercayaan. (*)

Tags: #KotamobaguProyek ShelterTatong Bara
Previous Post

Ini Pernyataan Sikap PDPM Bolmong Ingatkan Elit Politik Peka Terhadap Aspirasi Masyarakat

Next Post

Keluarga Aan akan Laporkan Marsel Aliu ke DPP NasDem

Next Post
Keluarga Aan akan Laporkan Marsel Aliu ke DPP NasDem

Keluarga Aan akan Laporkan Marsel Aliu ke DPP NasDem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BERITA TERKINI

Keluarga Aan akan Laporkan Marsel Aliu ke DPP NasDem
Bolsel

Keluarga Aan akan Laporkan Marsel Aliu ke DPP NasDem

by Redaksi
31 Agustus 2025
0

TOTABUAN.CO BOLSEL – Kasus dugaan penganiayaan terhadap Revan Kurniawan Santoso alias Aan yang menyeret nama kader Partai NasDem Kabupaten Bolaang...

Read moreDetails
Proyek Mangkrak di Kotamobagu: Luka Lama yang Harus Jadi Pelajaran Pemimpin Baru

Proyek Mangkrak di Kotamobagu: Luka Lama yang Harus Jadi Pelajaran Pemimpin Baru

31 Agustus 2025
Ini Pernyataan Sikap PDPM Bolmong Ingatkan Elit Politik Peka Terhadap Aspirasi Masyarakat

Ini Pernyataan Sikap PDPM Bolmong Ingatkan Elit Politik Peka Terhadap Aspirasi Masyarakat

31 Agustus 2025
Rolling Pejabat Bolmong, Yusra-Dony Buka Ruang Bagi ASN Muda dan Profesional

Rolling Pejabat Bolmong, Yusra-Dony Buka Ruang Bagi ASN Muda dan Profesional

30 Agustus 2025
Klarifikasi Marsel Aliu dalam Kontroversi Kematian Aan

Klarifikasi Marsel Aliu dalam Kontroversi Kematian Aan

29 Agustus 2025
totabuan.co

© 2019 TOTABUAN.CO by PMTech.

TENTANG TOTABUAN.CO

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

IKUTI KAMI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kotamobagu
    • Bolmong
    • Bolsel
    • Boltim
    • Bolmut
  • Suara Anda
    • Citizen Journalist
    • Opini
    • Foto Totabuan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Sulut
  • Advertorial
  • Berita Video
  • All Sport

© 2019 TOTABUAN.CO by PMTech.