Pecahkan Rekor Dunia, 6.000 Warga Bermain Angklung di China

Sekitar 5.390 orang bermain angklung untuk memecahkan Rekor Dunia Guinness untuk jumlah pemain angklung terbanyak di Stadion Pekerja di Beijing, China | antaranews.com

 

Sekitar 5.390 orang bermain angklung untuk memecahkan Rekor Dunia Guinness untuk jumlah pemain angklung terbanyak di Stadion Pekerja di Beijing, China | antaranews.com
Sekitar 5.390 orang bermain angklung untuk memecahkan Rekor Dunia Guinness untuk jumlah pemain angklung terbanyak di Stadion Pekerja di Beijing, China | antaranews.com

TOTABUAN.co, Internasional — Rekor konser angklung dengan jumlah pemain terbanyak berhasil dipecahkan Kedutaan Besar RI di Beijing bersama Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT). Sekitar 6.000 warga berkumpul di Stadion Buruh Beijing, China, untuk bermain angklung bersama dipimpin Daeng Udjo, dari Saung Angklung “Udjo” Bandung, Minggu (30/6) siang waktu setempat.

Bacaan Lainnya

Orkestra angklung pimpinan Daeng Udjo itu memainkan beberapa lagu seperti Manuk Dadali, lagu berbahasa Mandarin Yueliang Daibiao Wo De Xin dan lagu We Are The World.

Jumlah pemain angklung kali ini lebih banyak dari rekor serupa yang sebelumnya pernah diadakan. Pencatatan rekor konser angklung dengan pemain terbanyak di Beijing itu dimasukkan dalam Guiness Book of Record. Pengumuman pemecahan rekor itu dilakukan oleh juri Guiness Book of Record Charles Watson.

Para pemain orkestra angklung tersebut berasal dari para pelajar, wakil sejumlah perusahaan China seperti ZTE, para peserta didik Universitas Pertahanan China dan warga Tionghoa-Indonesia yang sempat lari dari Indonesia dan menetap di China hingga kini serta komponen masyarakat lain.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk China merangkap Mongolia Imron Cotan mengatakan kegiatan itu selain untuk memperkenalkan salah satu kebudayaan Indonesia, juga untuk makin mempererat hubungan masyarakat Indonesia-China.

“Kami ingin menunjukkan salah satu kebudayaan tradisional Indonesia, melalui konser angklung ini sekaligus berbagi dan mempererat hubungan masyarakat kedua bangsa,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT), Bondan Gunawan mengatakan konser kolosal enam ribu angklung itu merupakan salah satu bentuk diplomasi budaya untuk mempererat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan China.

 

sumber: opini.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses