Istri Kedua Melapor, Katanya Dia Dicakar oleh Istri Pertama

KD saat melaporkan kasus penganiyaan yang menimpa dirinya di SPKT Polres Bolmong
KD  saat melaporkan kasus penganiyaan yang menimpa dirinya di SPKT Polres Bolmong
KD saat melaporkan kasus penganiyaan yang menimpa dirinya di SPKT Polres Bolmong

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU—KD alias Sum terpaksa melapor ke SPKT Polres Bolmong Rabu (30/4) sekitar pukul 09.00 wita. Dia terlibat baku pukul dengan ES alias Elga yang menyebabkan  luka cakaran kuku di bagian wajahnya.

Kedua wanita itu merupakan istri PM alias Pria yang dinikahinya. Kejadian itu terjadi di rumah Sum yang diketahui istri kedua Pria di Desa Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur. Saat itu ES datang di rumah Sum dengan maksud meminta Pria untuk pulang ke rumah di Boltim.

Bacaan Lainnya

Namun saat ES masuk ke rumah Sum, emosi ES meledak dan langsung berteriak dan langsung melontarkan perkataaan kasar.

“ES tiba-tiba berada di rumah. Suaranya meledak bagai orang kerasukan,” kata Sum saat memberikan laporan di ruang SPKT Polres Bolmong Rabu (30/4).

Sum rupanya tak terima dengan sikap ES yang dinilai tidak sopan. Aksi ES langsung diladeni Sum dan akhirnya perkelahian tak terhindarkan.

“ Wajah serta lengan  saya dicakar,” kata Sum dengan memperlihatkan luka akibat cakaran kuku ES.

Sum mengaku keberatan karena merasa  dianiaya oleh ES. “Saya dicakar dan ini saya tidak terima.  ES adalah istri pertama suaminya, warga Kotabunan, Boltim, dan bekerja  sebagai PNS Boltim,”kata KD.

Kanit SPKT B Aiptu Soleman Usman pun membenarkan jika sudah menerima laporan tersebut. Dia berjanji akan segera menyerahkan kasus ini ke pihak Penyidik.

“ Sudah menerima laporan tersebut. Nanti akan difasilitasi oleh pihak penyidik. SPKT hanya menerima laporan. Untuk penyelesiaian masih akan dilakukan pemanggilan sekaligus klarifikasi lagi,” kata Soleman.(irgi/Has)    

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses