Dikira sampah mengapung di laut, ternyata mayat tanpa kepala

TOTABUAN.CO — Dikira tumpukan sampah yang tersapu ombak, ternyata mayat tanpa kepala. Mayat berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan Mengapung, Selasa (18/11) di perairan Selat Bali, Kelurahan Gilimanuk.

Posisi persis mayat tanpa identitas yang menggegerkan warga dan nelayan ini, tepatnya di pantai belakang pasar Lingkungan Asri Barat, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana.

Bacaan Lainnya

Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan mengapung oleh Supatma (60), karyawan PLTG sekitar pukul 06.00 WITA. “Saat saya lihat langsung laporkan. Semula saya kira tumpukan sampah,” kata Supatma, Selasa (18/11).

Sekitar pukul 10.00 WITA, mayat baru bisa dievakuasi ke pinggir oleh tim Polair menggunakan perahu boat milik nelayan.

“Kondisi mayat saat kita temukan dan evakuasi sudah tidak utuh dan tanpa kepala serta kondisi tubuh sudah rusak. Mayat tersebut juga tanpa identitas, menggunakan celana jeans warna hitam, singlet putih,” ujar anggota Unit Registrasi dan Identifikasi Polres Jembrana yang menolak disebut nama.

Mayat tanpa kepala tersebut dibawa ke RSUD Negara untuk diautopsi. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Aris Purwanto mengatakan kasus tersebut masih ditangani secara intensif. “Kita upayakan dulu mengungkap identitas korban,” ujarnya.

sumber : merdeka.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses