Bupati Berharap Latsar Bisa Lahirkan ASN Handal dan Berintegritas

Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow saat memberikan materi di latihan dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan, Latihan dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dilaksanakan Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) sangat penting.  Karena tujuan Latar membentuk karakter menjadi ASN yang disiplin, loyal, handal dan berintegritas.

“Saya berharap, meski baru latihan dasar, namun setidaknya ini akan membentuk karakter para CPNS menjadi disiplin, loyal terhadap pekerjaan, dan bias melahirkan PNS yang handal dan berintegritas,” kata Bupati saat menyampaikan materi pembuka di hadapan 108 CPNS gelombang pertama di Gedung Yadika Desa Kopandakan II Kecamatan Lolayan Jumat 25 Oktober 2019.

Bacaan Lainnya
Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow saat memberikan materi di latihan dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

Bupati menegaskan, meski sudah dinyatakan lulus dalam ujian beberapa waktu lalu, namun belum dinyatakan lulus seratus persen menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Sebab masih ada kata calon di depan. Sehingga lanjutnya, Latsar yang dilaksanakan ini benar-benar diikuti.

Di hadapan para CPNS, Bupati memaparkan banyak hal. Mulai dari kondisi daerah, rencana pembangunan, visi misi, geostrategic Bolmong, tema pembangunan selama lima tahun, pertumbuhan ekonomi, serta keberhasilan yang dicapai pemerintah daerah.

Menurut Bupati, keberhasilan yang dicapai pemerintah daerah tidak lepas dari kerja keras dari semua pihak.

Pelatihan dasar Calon PNS Bolmong gelombang pertama

Ada empat indikatir dalam mewajudkan visi misi menuju Bolmong. Yakni mewujudkan pemerintahan yang bersih dan tertatalaksana. Mewujudkan daya saing ekonomi daerah melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan. Berbasis potensi sumberdaya alam dan kearifan local. Mewujudkan pendidikan yang merata, terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat. Dan mewujudkan pelayanan kesehatan yang cepat, terjangkau dan berkualitas. Sedangkan HEBAT yakni, Humanis, entrepreneurship, beriman, akuntable dan transparan.  

Bupati juga menyampaikan para CPNS harus memahami penuh makna dari Panca Prasetya Korpri serta tugas dan tanggungjawab sebagai abdi negara. Dengan memahami penuh makna Panca Prasetya Korpri, otomatis kinerja para ASN akan menjadi lebih baik dengan ditambah adanya rasa cinta kepada kepada daerah.

“Mari tanamkan ketaatan kepada aturan-aturan yang berlaku di ASN dalam bekerja agar disiplin dan memiliki etika yang baik,” ungkap Bupati.(Advertorial)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses