Salah Masuk, Rumah Pemimpin Redaksi pun Dapat Serangan Fajar

foto ilustrasi

 

foto ilustrasi
foto ilustrasi

TOTABUAN.co Kotamobagu—Ada yang menarik disaat menjelang pemungutan suara senin 24 Juni 2013. Ternyata bukan hanya warga biasa yang mendapat kunjungan tim sukses. Akan tetapi rumah milik salah satu pimpinan redaksi (Pimred) salah satu media lokal ternama di Bolmong Raya itu, mendapat kunjungan dari salah satu tim pemenangan salah satu pasangan calon.

Bacaan Lainnya

Asep Sabar misalnya. Pimred itu mengaku jika rumahnya dikunjungi oleh tim sukses salah satu pasanga calon. Alasan silahturahmi namun mengaku jika tim pemenang  sudah meninggalkan amplop  yang diduga berisikan uang.

“Saya barusan ditelepon sama istri saya. Katanya, ada yang datang ke rumah. Maksud mereka untuk menawarkan untuk memilih salah satu pasangan calon bahkan sudah menitipkan amplop yang diduga berisi uang. Namun saya perintahkan amplopnya  dikembalikan,” kata Asep.

Dia sendiri enggan membeberkan siapa dan dari mana tim sukses tersebut. Karena dia sendiri tak berada di rumah.  Namun, kata Asep atas informasi dari istrinya,  mereka adalah saah satu tim pemenangan dari salah satu pasangan calon.

“Bukannya menolak uang. Tapi ini harus memberikan pendidikan politik. Uang bukan segala-galanya. Namun hati nurani kita jangan ditukar dengan uang,” ketus pria berkacamata itu.

Dia sendiri menduga apa yang mereka titipkan itu adalah uang. Bahkan menurut isitrinya, amplop yang telah dikembalikan itu, adalah amplop berwarna putih.

 

Peliput: Hasdy Fattah

 

CITIZEN JOURNALIST : Memberi ruang kepada Anda melaporkan peristiwa disekitar Anda baik kegiatan sosial, kegiatan kelompok, organisasi atau kritik terhadap pelayanan publik Dll. Kirim beritanya (disertai foto objek, atau pengirim), ke email : [email protected] | pengirim disertai alamat dan nomor contal | seluruh isi berita jadi tanggung jawab pengirim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses