PDIP: Ahok dan DPRD Harus Berdamai, Tak Perlu Pemakzulan

TOTABUAN.CO – Hubungan DPRD DKI Jakarta dan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok harus segera diperbaiki. Mengingat, selama ini hubungan keduanya sering pasang surut.

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait mengatakan, salah satu cara perbaikan adalah meningkatkan komunikasi untuk mencapai kata mufakat.

Bacaan Lainnya

“Kalau sudah tingkatkan komunikasi saya yakin ke depan bisa menyelesaikan masalah dengan lebih dewasa dan matang,” kata pria yang akrab disapa Ara itu di Kantor CSIS, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2015).

Menurut Ara, pengurus pusat PDIP saat ini berharap tensi politik, baik tingkat nasional maupun regional macam Jakarta sebagai ibukota, harus segera diturunkan. Karena Jakarta saat ini sangat membutuhkan pembangunan di berbagai sektor.

“Tapi karena politik saat ini sedang gaduh, pembangunan dan ekonomi jelas terhambat,” ucap Ara.

Fraksi PDIP merupakan salah satu inisiator hak angket DPRD DKI Jakarta untuk Gubernur Ahok. Hak angket ini disebut-sebut ditujukan untuk melengserkan atau memakzulkan Ahok dari jabatannya sebagai orang nomor satu di Ibukota.

Namun, Ara melihat, tak perlu ada pemakzulan kepada Ahok.? Jalan tengah bagi permasalahan Ahok-DPRD DKI dinilai bisa dilakukan dengan komunikasi yang intens.

“Kami melihat tak perlu pemakzulan. Komunikasi melalui musyawarah mufakat dikedepankan. Tidak ada yang tidak bisa. Pasti ada titik temu antara Ahok dan DPRD,” pungkas Maruarar Sirait.

sumber: liputan6.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses