Kasat Reskrim: Diduga, Jaringan Komplotan Antar Kota Mulai Beraksi di Kotamobagu

Kondisi mobil Hilux yang kacanya dicongkel perampon yang membawa lari uang 50 juta. tampak aparat kepolisian melakukan pemeriksaan. (Foto dok)
Kondisi mobil Hilux yang kacanya dicongkel perampon yang membawa lari uang 50 juta. tampak aparat kepolisian  melakukan pemeriksaan
Kondisi mobil Hilux yang kacanya dicongkel perampon yang membawa lari uang 50 juta. tampak aparat kepolisian melakukan pemeriksaan

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU—Hingga kini tim reserse dan kriminal Polres Bolmong terus melakukan pengungkapan terkait aksi perampokan uang 50 juta di depan kantor BFI jalan Brigjen Katamso Kotamobagu Jumat (6/6).

Bahkan kepala satuan reserse dan kriminal ajun komisari polisi Iver Manossoh menduga, bahwa aksi perampokan dengan motiv membuntuti korban serta mencongkel kaca mobil, sama persis yang terjadi di kota besar.

Bacaan Lainnya

“ Kuat dugaan, para pelaku biasa melakukan aksi ini di kota besar. Sebab itu terjadi, terbilang suasana masih ramai,” kata Iver.

Namun meski demikian, Iver mangaku mengambil  hasil rekaman CCTV yang merekam aksi perampokan terpasang di depan pintu masuk kantor BFI.

“Aksi itu memang terekam kamera, ada dua orang yang menggunakan jacket hitam, menggunakan motor matic, dan menggunaka helm,” tambahnya.

Hingga kini pihaknya mengaku masih terus mendalami, dan melakukan pengejaran. Bahkan warga diminta untuk memberikan informasi tentang ciri orang yang sempat terekam kamera CCTV itu.

Diketahui mobil Hilux bernomor polisi DM 8961AB itu diparkir di depan kantor BFI, setelah ditinggalkan Agung Suarja dan istrinya masuk ke dalam kantor BFI. Kaca depan kanan dicongkel dan perampon berhasil membawa kabur uang 50 juta yang disimpan dilaci daspor. (irgi/Has)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses