33 SKPD Pemprov Sulut Masuk Zona Merah

Evaluasi SKPD Pemprov Sulut

TOTABUAN.CO, MANADO — Capaian realisasi keuangan SKPD dan UPTD berdasarkan target provinsi untuk bulan Juli 2013 baru mencapai 40 persen, hal itu terungkap pada rapat pimpinan (rapim) yang dipimpin Wakil Gubernur Sulut di ruang kerjanya, Senin 19 Agustus 2013.

Bacaan Lainnya

Sementara seralisasi keuangan APBD per SKPD induk s/d 31 Juli 2013 berdasarkan deviasi keuangan, 13 SKPD mendapat zona biru (1 persen), 3 SKPD mendapat sona hijau (1-3 persen), sona (0) persen  serta 33 SKPD menerima sona merah. Dari 33 SKPD tersebut 12 SKPD memiliki deviasi 5 persen, 14 SKPD memiliki deviasi 10-20 persen dan 7 SKPD mendapat deviasi 20 persen.

Karena itu Wagub minta untuk evaluasi bulan depan SKPD yang mendapat rapor merah sudah ada perubahan, diakuinya ada bebrapa SKPD dalam penyerapan anggaran saat ini masih rendah  karena kegiatannya baru akan terealisasi bulan depan.

“Masih ada keterlambatan pemasukan laporan dari SKPD ke Biro Pembangunan, sehingga menyebabkan masuk dalam zona merah. SKPD yang belum memfolow-up hasil temuan BPK diberi waktu dua hari ini segera dimasukannya,” kata wagub.

Selain itu Wagub juga telah menegaskan, untuk kehadiran Desk di Biro Pembangunan masing-masing Tim EPPA SKPD hendaknya membawa laporan realisasi anggaran SKPD yang bersangkutan yang dilaksanakan setiap bulan paling lambat pemasukan laporan tanggal 10 minggu pertama, serta laporan realisasi anggaran masing-masing SKPD harus ditandatangani Pengguna Anggaran (PA) atau Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sebagai kepala SKPD termasuk laporan realisasi  UPTD ditandatangani kepala UPTD, jelas mantan Karo Umum, sembari menambahkan agar sisa pengadaan paket lelang yang belum diadakan secara elektronik melalui LPSE supaya segera dilaksanakan lelang.

 

Peliput: Hasdy Fattah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses