Safari Ramadhan di Kotamobagu, Gubernur Yulius Tegaskan Stabilitas Keamanan “Harga Mati”

TOTABUAN.CO SULUT – Kunjungan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), dalam agenda Safari Ramadhan di Kota Kotamobagu berlangsung penuh kehangatan sekaligus membawa pesan tegas tentang pentingnya menjaga stabilitas keamanan di daerah.

Di hadapan masyarakat, para tokoh dan jajaran pemerintah daerah, Gubernur YSK menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama bagi pembangunan. Karena itu, ia menyebut stabilitas keamanan sebagai “harga mati” yang harus dijaga bersama oleh pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, suasana yang aman dan kondusif akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, sosial, maupun ibadah dengan nyaman, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Selain membahas keamanan, Gubernur juga menyinggung kondisi ekonomi daerah, khususnya terkait pengendalian harga bahan pokok.

Pemerintah, kata Gubernur YSK, terus melakukan langkah-langkah strategis agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan harga tetap terkendali di pasaran.
Pemprov Sulut bahkan telah menginstruksikan jajaran terkait untuk memantau pergerakan harga serta melakukan operasi pasar jika diperlukan. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.

Safari Ramadhan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dalam suasana kebersamaan, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan tausiyah keagamaan, penyerahan bantuan kepada masyarakat, serta buka puasa bersama.

Melalui kegiatan tersebut, Gubernur YSK berharap semangat persaudaraan, kebersamaan, dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga demi mewujudkan Sulawesi Utara yang aman, harmonis, dan sejahtera. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses