NTP Sulut Naik 128,50. Sinyal Kuat Kesejahteraan Petani Meningkat

TOTABUAN.CO SULUT —Sulawesi Utara kembali mencatat kabar positif dari sektor pertanian. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulu, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 mengalami kenaikan signifikan menjadi 128,50. Hal ini mengindikasikan kondisi ekonomi petani yang tetap kuat dan menguntungkan.

Kenaikan NTP ini menunjukkan bahwa secara umum pendapatan petani dari hasil pertanian masih lebih tinggi dibandingkan dengan biaya produksi dan konsumsi rumah tangga. Dengan kata lain, daya beli petani di Sulawesi Utara berada dalam posisi yang baik dan stabil.

Bacaan Lainnya

Secara lebih rinci, peningkatan NTP didorong oleh naiknya harga komoditas pertanian yang lebih cepat dibandingkan kenaikan biaya produksi. Kondisi ini menjadi indikator positif bahwa sektor pertanian di Sulut masih memiliki daya saing tinggi di tengah dinamika ekonomi.

Meski demikian, tidak semua subsektor mengalami tren yang sama. Beberapa subsektor tercatat mengalami penurunan, sehingga membutuhkan perhatian khusus agar tidak menimbulkan kesenjangan kesejahteraan di kalangan petani.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada petani. Berbagai program strategis akan terus didorong guna menjaga tren positif ini sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan secara merata oleh seluruh pelaku sektor pertanian di Sulawesi Utara.

Dengan capaian ini, sektor pertanian Sulut kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses