Gubernur Yulius Tinjau Gerakan Pangan Murah di Tutuyan

TOTABUAN.CO SULUT — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rabu (11/3). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok sekaligus memantau stabilitas harga pangan di tengah kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.

Dalam peninjauan tersebut, gubernur berkeliling ke sejumlah lapak penjualan dan berdialog langsung dengan para pedagang serta warga yang datang berbelanja. Ia juga menanyakan harga sejumlah komoditas yang dijual dalam program tersebut.

Bacaan Lainnya

“Berapa harga bawang di sini? Rica sekarang berapa? Ayam dijual berapa per ekor?” tanya Yulius kepada pedagang sambil melihat langsung bahan pangan yang tersedia.

Menurut Yulius, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah pemerintah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama ketika terjadi fluktuasi harga di pasar.

Ia mengatakan pemerintah provinsi akan terus mendorong pelaksanaan program serupa di berbagai daerah agar pasokan pangan tetap terjaga dan harga tetap stabil.

“Program ini untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah. Pemerintah harus hadir menjaga stabilitas harga pangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov Sulut juga menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Alun-alun Molibagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, pada Senin (9/3) lalu. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan agenda Safari Ramadhan pemerintah provinsi di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Warga memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai bahan pangan yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Komoditas yang disediakan antara lain beras, cabai, bawang merah, bawang putih, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulut Rahel Rotinsulu, mengatakan program Gerakan Pangan Murah merupakan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menghadapi peningkatan kebutuhan bahan pokok selama Ramadhan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi di daerah.

Program serupa, kata dia, akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah Sulawesi Utara agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses