TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU —Ratusan petugas kebersihan dikerahkan untuk mengangkat tumpukan sampah di Kompleks Pasar 23 Maret dan sepanjang Jalan Kartini, Kota Kotamobagu, pada Rabu (25/3). Pembersihan ini dilakukan menyusul meningkatnya volume sampah pasca perayaan Idul Fitri.
Sebelumnya, kondisi sampah di dua titik tersebut sempat menjadi sorotan di tengah masyarakat yang sedang melaksanakan perayaan Idul Fitri. Tumpukan sampah yang belum tertangani menimbulkan keluhan warga karena mengganggu kenyamanan lingkungan.
Selain personel, sejumlah armada pengangkut sampah juga diturunkan guna mempercepat proses pembersihan di lokasi yang dipenuhi sampah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu, Erwin Pasambuna, mengatakan bahwa kegiatan pembersihan telah dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan ratusan petugas di lapangan.
“Pembersihan dan pengangkatan sampah di Kompleks Pasar 23 Maret dan Jalan Kartini dilakukan sejak pagi. Target kita hari ini selesai,” ujar Erwin.
Ia juga mengakui, sebelum pembersihan dilakukan, persoalan sampah sempat menjadi perhatian publik saat momentum Idul Fitri. Namun, setelah pelaksanaan Idul Fitri, seluruh petugas langsung dikerahkan untuk membersihkan sekaligus mengangkut sampah yang menumpuk.
Pemerintah berharap, dengan upaya ini kondisi lingkungan di pusat aktivitas masyarakat tersebut dapat kembali bersih dan nyaman. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama setelah momentum hari besar keagamaan. (*)





