Program Anak Asuh di Kotamobagu Bermasalah

Penyerahan bantuan anak asuh yang diserahkan Walikota Kotamobagu Tatong Bara beberapa waktu lalu (foto dok)

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU – Anggota DPRD Kota Kotamobagu Agus Suprijanta melontarkan ungkapan lewat akun facebooknya terkait dengan program anak asuh. Lewat akun facebooknya, ketua Ketua Fraksi Hanura Kotamobagu ini meminta agar Walikota Kotamobagu Tatong Bara untuk memperbaiki sistem penyaluran bantuan anak asuh yang terkesan pilih kasih.

Bahkan dalam ungkapan di fecebooknya, secara tegas Agus mengancam akan menolak APBD Perubahan tahun anggaran 2020.

Bacaan Lainnya

“Bu Walikota tolong kase butul tu anak asuh supaya FRAKSI HANURA Nda Motolak Tu APBD PERUBAHAN 2020, kalo terkesan pilih kasih”.

Ungkapan itu langsung mendapat tanggapan beragam dari netizen. Beberapa netizen memberikan apresiasi dan dukungan atas cuitan itu. Mereka menilai program anak asuh sudah tidak lagi sesuai dan terkesan pilih kasih.

Seperti komentar dari akun bernama Kosam Gumolung yang mengeluarkan komentar Klu pilih kasih tolak Jo.

Maryono Anau

#ah..pilih kasih?? PANTAS torang pe DUNIA pendi2kan nda maju2, maso pe!!

Namun msih ada netizen yang meragukan sikap fraksi Hanura yang masih takut menolak. Namun ditegaskan oleh Agus, jika Fraksi Hanura sudah membuktikan itu cengan menolak LPJ.

Suphan Hassan

Blm brani batolak stw noh

Agus Suprijanta

Suphan Hassan baru LPJ datolak ketua nanti mo bekeng ulang kalo nda memihak kerakyat

Erny Sugeha

Betul pak nda jelas ini anak asuh cuma dorang2 yg dapat? popak samua

Marlina Askali Sampaleng

Klo boleh dengan smua2 tu bantuan seperti UMKM periksa akang karna petugas dikelurahan banyak pilih kasih pak

Lisa L Makalalag

Pak Ketua Komisi 1

Tolong di Liat Ada Yg dapat Anak Asuh.

Satu keluarga dpe anak tiga samua b dapa

Lisa L Makalalag

Pak Ketua Komisi 1.

Saya Lisa Lisdiyanti Makalalag.

Saya akan buktikan itu .

Belum terlalu status tersebut mendapat komnentar, Agus kembali mengunggah statusnya. Dalam positingan itu Agus, mengatakan, bahwa program anak asuh itu bermasalah berdaarkan data 2019.

Data 2019 menjadi piakan BDT padahal data tersebut tidak valid hampir 5 tahun diperbaharui.

ANAK ASUH BERMASALAH.. ! (DATA 2019 ), YG MENJADI PIJAKAN DATA “BDT” PADAHAL DATA TERSEBUT TIDAK VALID HAMPIR 5 THN TIDAK PERNA DIPERBAHARUI

SEMOGA APBD PRO RAKYAT.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses