Pemkot Kotamobagu Siap Lelang 12 Jabatan

Pemkot Kotamobagu Siap Lelang 12 Jabatan

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU – Seleksi terbuka dilingkup Pemkot Kotamobagu saat ini mulai disiapkan. Di mana 12 jabatan yang akan dilelang itu, masih bersifat pelaksana tugas (Plt.

Menurut Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sahaya Mokoginta ada 12 jabatan yang diusulkan untuk dilaksanakan seleksi terbuka. Saat ini tinggal menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Bacaan Lainnya

“Kita tinggal menunggu hasil konsultasi dari KASN soal lelang jabatan,” kata Sahaya.

Sahaya menjelaskan, alasan dilakukan seleski terbuka ini adalah jabatan yang masih bersifat pelaksana tugas dan masih bawaan dari perubahan OPD lalu.

“Syarat untuk didefinitifkan adalah dengan seleski terbuka,” jelasnya.

Dari 12 jabatan yang akan dilelang ini, ada Enam jabatan yang baru saja diduduki oleh pejabat baru. Mereka adalah Ahmad Yani Umar (Plt Kadis Kominfo), Sair Lentang (Plt Inspetorat Daerah), Aljufri Ngandu (Plt Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), Nasli Paputungan (Plt Kadis Perhubungan), Sahaya Mokoginta (Kepala BKPP) dan Haris Mongilong (Plt Kadis Kesehatan).

Sebelumnya, Wali Kota Tatong Bara membenarkan jika dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan seleksi terbuka. Menurutnya, semua yang berstatus Plt wajib dilakukan lelang untuk selanjutnya didefinitifkan.

Berikut 12 jabatan di Lingkup Pemkot Kotamobagu yang akan dilelang

  1. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
  2. Inspektorat Daerah
  3. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
  4. Dinas Perhubungan
  5. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan
  6. Dinas Kesehatan
  7. Sekretaris Dewan
  8. Dinas Pemuda dan Olahraga
  9. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja
  10. Dinas Sosial
  11. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
  12. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses