Pemkot Kotamobagu Respons Isu Kelangkaan LPG 3 Kg

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kilogram yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Pemkot memastikan langkah cepat tengah disiapkan untuk menjaga ketersediaan gas bersubsidi tersebut, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Asisten II Setda Kota Kotamobagu, Noval Manoppo, menyampaikan bahwa kelangkaan LPG 3 kg dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar bersama pihak terkait pada Rabu (11/2).

Bacaan Lainnya

Rapat tersebut dihadiri oleh dua agen LPG di Kotamobagu, yakni Agen Mangimbali dan Agen Cemerlang, serta perwakilan SPBU, SPBE, Polres, dan Kodim.

“Fakta di lapangan saat ini terjadi peningkatan permintaan LPG 3 kilogram menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Noval.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Kotamobagu dalam waktu dekat akan menyurat ke Pertamina guna meminta penambahan kuota LPG 3 kg. Selain itu, Pemkot juga akan melakukan operasi pengawasan ke pangkalan-pangkalan LPG di wilayah Kotamobagu.

Operasi tersebut bertujuan untuk memastikan jumlah LPG yang disalurkan oleh agen benar-benar sesuai dengan yang didistribusikan dan dijual kepada adanyamasyarakat, serta mencegah penyelewengan distribusi.

“Saat ini, total distribusi LPG 3 kilogram untuk empat agen di Kotamobagu mencapai 29.680 tabung per minggu,” jelas Noval.

Ia berharap dengan langkah penambahan kuota dan pengawasan distribusi, kelangkaan LPG 3 kg dapat segera teratasi sehingga kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Ramadan, tetap terpenuhi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses