
TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU– Dalam upaya untuk mencegah masuk dan berkembangnya paham radikalisme, Kesbangpol Kotamobagu mengandeng tokoh agama se Kotamobagu untuk melaukan pertemuan.
Kepala Kesbangpol Kotamobagu Irawan Mokoginta mengatakan dialog yang dilaksanakan ini agar masyarakat tidak teracuni dengan paham radikalisme, karena peran dan keterlibatan tokoh agama sangatlah penting.
“Segera informasikan kepada pihak berwajib apabila diketahui muncul adanya paham yang berbeda atau tidak seperti yang seharusnya.”, ucapnya.
Dengan kegiatan ini diharapkan dapat mencegah munculnya paham radikal di wilayah Kota Kotamobagu.
Selain tokoh agama yang hadir dalam dialog tersebutjuga dihadiri kepala desa, lurah serta unsur kepemudaan se Kotamobagu
Ia menjelaskan, isu yang selama ini berkembang di masyarakat itu bukan persoalan antar agama. Namun adalah persoalan oleh oknum yang terkait dengan salah satu agama. Sehingga Ia berharap untuk masyarakat Kotamobagu agar tidak mudah terprovokasi dengan dengan kabar yang memecah belah persatuan dan kesatuan.
“Saya juga berharap agar kerukunan serta kebersamaan selama ini terjalin di Kotamobagu tidak ternodai,” ujarnya.
Penulis: Nanang