Harapan 43 Siswa SMP di Kotamobagu Bakal Pupus

Walikota Kotamobagu Tatong Bara saat menyematkan katu ujian kepada salah satu siswa sebelum pelaksaan ujian
Walikota Kotamobagu  Tatong Bara saat menyematkan katu ujian kepada salah satu siswa sebelum pelaksaan ujian
Walikota Kotamobagu Tatong Bara saat menyematkan katu ujian kepada salah satu siswa sebelum pelaksaan ujian

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU—Harapan 43 siswa-siswi sekolah menengah pertama (SMP) sederajat pada tahun ajaran ini bakal pupus. Di mana, pada pelaksanaan ujian nasional (UN) yang digelar serentak pada Senin (4/5), para siswa tersebut mangkir alias tidak ikut

Puluhan Siswa peserta Ujian Nasionak (UN) di Kotamobagu, memilih tidak mengikuti pelaksanaan ujian di hari pertama, alasan kehadiran pun tidak jelas.

Bacaan Lainnya

Kepala Kabid pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) Diknas Kotamobagu, Haryono Potabuga mengaku jika data yang ada, masuk setelah usia pelaksanaan UN di hari pertama.

“Dari 1.118 ada 43 siswa yang tidak mengikuti ujian, itu terdiri dari 26 siswa dan 17 siswi SMP,” kata Haryono.

Berdasarkan catatan dan informasi dari sekolah, 43 siswa yang tidak mengikuti UN, memang sudah tidak bisa lagi ikuti ujian susulan yang nantinya di adakan oleh Diknas Kotamobagu.

“Jika ada pemberitahuan absen dari siswa, maka dipastikan akan kita ikuti sertakan. Tapi untuk 43 siswa ini sepertinya sudah tidak ada harapan lagi karena memang sudah tidak masuk,” ujarnya. (Has)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses