DP4KKP: Kotamobagu Bebas dari Penyakit Anthrax

Kepala DP4K-KP, Moh Hardi Mokodompit. (f-epi/tco)

 

Kepala DP4K-KP, Moh Hardi Mokodompit. (f-epi/tco)
Kepala DP4K-KP, Moh Hardi Mokodompit. (f-epi/tco)

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU— Dinas Pertanian, Perikanan, Peternakan, Perkebunan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan (DP4KKP) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu masih menjamin kondisi sapi yang ada di Kotamobagu jauh dari penyakit anthrax.

Bacaan Lainnya

Di mana, DP4KKP terus melakukan pengecekan di tempat pemotongan daging, dan juga ternak para pemilik sapi.

Kepala DP4KKP, Ir Hardi Mokodompit mengungkapkan, penyakit anthrax masuk sebagai zoonosis, atau penyakit hewan yang bisa tertular kepada manusia.

“Sejauh ini belum ada gejala anthrax. Sebelum maraknya isu anthrax di Gorontalo, kita sudah melakukan pencegahan terhadap penyakit zoonosis ini. Kita menurunkan tim untuk memantau kondisi ternak sapi, dan melakukan pengecekan kesehatan,” ungkap Hardi, Selasa (3/5).

Meski pun isu Anthrax sudah menjadi kekhawatiran bagi masyarakat, namun  Pemkot Kotamobagu tetap menjamin masyarakat tidak perlu khawatir  untuk mengkonsumsi daging yang diperjualbelikan.

“Tetapi, diperlukan juga peran dari masyarakat, khususnya pemilik ternak untuk dapat melaporkan ke DP4KKP ketika mendapatkan adanya gejala zoonosis,” tamhah Hardy. (**)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses