Dinkes Kotamobagu Perkuat Peran Pokja Wujudkan Kota Sehat

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU — Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu berkomitmen mewujudkan Kotamobagu Kota Sehat dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peran kelompok kerja (Pokja).

“Pokja diharapkan sebagai ujung tombak di desa dan kelurahan diharapkan akan mampu memberikan manfaatkan kepada masyarakat,” kata Kadis Kesehatan Kota Kotamobagu Abdul Haris Mongilong usai melaksanakan Germas di Desa Sia Kecamatan Kotamobagu Utara Minggu (27/8).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, peran Pokja sangat diperlukan oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya, memberikan informasi kesehatan dan cara menjaga kesehatan melalui program-program penyuluhan.

Ia menjelaskan, saat ini pemerintah telah mendorong untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program Germas yakni gerakan masyarakat sehat. Ada beberapa indikatornya seperti berolahraga 30 menit setiap hari, mengkonsumsi buah dan sayur, tidak merokok, rutin menimbang berat badan dan memeriksa kesehatan secara berkala terutama untuk hipertensi dan kolesterol.

“Penyakit tidak menular seperti jantung, hipertensi, dan diabates ini paling tinggi jumlahnya. Bahkan negara harus mengeluarkan anggaran hingga triliun untuk membayar biaya kesehatan masyarakat,” katanya.

Germas lanjutnya, menjadi salah satu langkah untuk mencegah penyakit tidak menular di masyarakat yang perlu dimasifkan. Agar masyarakat menjadi hidup sehat sebagai gaya hidup.

“Karena penyakit tidak menular ini juga yang mempengaruhi harapan hidup sumber daya manusia kita,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya Pokja, diharapkan lebih mengaktifkan diri dan mengintensifkan lagi penyuluhan kesehatannya di masyarakat dengan terus menggalakkan Germas.

 

Penulis: Hasdy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses