Ribuan Umat Rayakan Jumat Agung di Jerusalem

TOTABUAN.CO – Ribuan peziarah memadati lorong-lorong batu yang sempit Kota Tua Yerusalem untuk prosesi tradisional Jumat Agung. Sekelompok orang membawa salib dari kayu besar saat mereka berbaris melewati Via Dolorosa atau Jalan Duka yang bersejarah. Mereka menyanyikan lagu-lagu rohani dan membaca Kitab Injil sewaktu mengunjungi 14 tempat Salib, yang menceritakan kembali kisah-injil  saat-saat  terakhir  Yesus Kristus disalib.

Peziarah datang dari seluruh dunia. “Ini benar-benar suatu keistimewaan untuk berada di sini,” ujar Joseph Magtoto yang berkunjung dari Filipina.

Bacaan Lainnya

“Menakjubkan, mengharukan – merayakan kehidupan Yesus  di negara asalnya sendiri. Kita juga  bisa  merayakan Jumat Agung, kegemaran Yesus Kristus,” ujarnya.

Jerusalem juga dibanjiri peziarah Yahudi, sebab Jumat Agung tahun ini juga  bertepatan dengan Paskah Yahudi, selama seminggu. Itu paduan yang rumit  bagi  Jeff Smith, seorang Kristiani dari Utah, Amerika Serikat.

“Sesuatu yang sangat besar terjadi dalam kehidupan banyak orang, sekarang ini – dalam kehidupan banyak orang Kristen, dan bagi orang Yahudi  sama halnya. Saya pikir itu adalah pengalaman yang menarik, menyaksikan  orang-orang yang  menyembah Tuhan  dengan cara mereka masing-masing,” ujarnya.

Prosesi Jumat Agung berakhir di Gereja Makam Kudus,  tempat  Yesus dimakamkan. Di sanalah pada hari Minggu Paskah umat  Kristen merayakan kepercayaan mereka akan kebangkitan Yesus dari kematian.

sumber: kompas.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses