Film ‘Putri India’ Dilarang Diputar di India

TOTABUAN.CO – Pemerintah India melarang pemutaran film dokumentasi BBC berjudul Indias Daughter.
International Business Times melaporkan Rabu (4/3/2015), Menteri Dalam Negeri India Rajnath Singh menjelaskan di parlemen, bahwa film itu berisi konspirasi untuk mencemarkan India. Sementara menteri besar lain, Venkaiah Naidu, menegaskan, Pemerintah India akan berupaya melarang film itu diputar di luar India.

Film dokumentasi berjudul Putri India itu berisi pengakuan sejumlah pemerkosa wanita berusia 23 tahun, dalam bis New Delhi pada Desember 2012. Gadis baik-baik tidak akan berkeliaran pukul 21.00 malam. Dia harus berada di rumah, bersih-bersih. Bukan berkeliaran di disko atau mengenakan baju tak senonoh, tutur seorang pelakunya dalam film dokumenter itu. Sedangkan pelaku lainnya mengatakan, korban tidak akan mati apabila tidak melawan.

Bacaan Lainnya

Korban yang dijuluki Nirbhaya atau pemberani itu, diperkosa dalam bis usai menonton film bersama pacarnya. Wanita itu akhirnya meninggal dunia setelah dirawat beberapa hari di sebuah rumah sakit di Singapura.

Polisi India menilai, wawancara dengan Mukesh Singh, salah satu pemerkosa terlalu ofensif dan menghina kaum perempuan. Film wawancara yang dilakukan Leslee Udwin dari BBC itu, “Dapat menimbulkan ketegangan dan kemarahan publik serta mengganggu ketertiban umum,” kata pihak kepolisian India. Hal itu didukung pula oleh para aktivis pembela wanita. “Apa maksudnya film itu. Malah menyebarkan pendapat para pemerkosa,” kata Vrinda Adiga, salah satu aktivis perempuan di India.

sumber: inilah.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses