Pemkab Bolsel Komitmen Cegah Anak Kerdil

Bupati Bolsel Hi Iskandar Kamaru saat menandatangani komitmen pencegahan Stunting

TOTABUAN.CO BOLSEL — Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Hi Iskandar Kamaru menghadiri rapat koordinasi teknis mendorong konvergensi program percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) di wilayah prioritas di Hotel Borobudur di Kamis 3 Oktober 2019.

Bupati Iskandar Kamaru menegaskan, Pemkab berkomitmen akan menekan angka stunting di Kabupaten Bolsel, seusai melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk pencegahan percepatan stunting di wilayah prioritas.

Bacaan Lainnya

Penandatangan komitmen bersama itu melibatkan 105 kepala daerah se Indonesia. Bupati Bolsel Hi Iskandar Kamaru bertekad segera menindak lanjuti percepatan pencegahan stunting.

“Semua akan kita libatkan mulai dari dinas terkait. Upaya percepatan pencegahan stunting ini memerlukan semua pihak, untuk itu nanti akan langsung kita rembukan,” kata Bupati melalui pesan rilis dari Kabag Humas Pemkab Bolsel Kasman Jauhari.

Stunting sudah menjadi permasalahan nasional, Pemkab Bolsel akan berupaya menguranginya seminimal mungkin, mulai dari tahap pemetaan stunting hingga pembuatan peraturan bupati mengenai percepatan pencegahan permasalahan stunting.

Selain itu, Pemerintahan Desa dianggap sangat berperan penting dalam membantu menangani permasalahan stunting, salah satunya melalui dana desa dapat dianggarkan untuk permasalahan stunting di desa masing-masing.

Bupati lanuut Kasman  berharap peran serta masyarakat Kabupaten Bolsel dapat bersama mencegah stunting di Bolsel, khususnya keluarga yang memiliki ibu hamil dan ibu yang menyusui agar dapat menjaga pola hidup dengan baik.

Kasman menambahkan,  Bupati menandatangani pernyataan komitmen pelaksanaan percepatan pencegahan anak kerdil (Stunting) bersama dengan Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto. Komitmen tersebut antara lain, melaksanakan pertemuan daerah dengan OPD, Camat dan kepala desa.  melakukan aksi konvergensi terintegrasi, melakukan publikasi terkait Stunting. Selain itu melakukan kampanye terkait Stunting, dan meningkatkan peran Desa dalam melakukan konvergensi Stunting.

Bupati berharap bahwa kegiatan ini segera direalisasikan di tahun 2020, mengingat pentingnya konvergensi Stunting sangat berpengaruh terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia yang unggul ke depan. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses