Mayat Perempuan Hebohkan Warga Kombot Pinolosian Bolsel

Korban saat dijemput warga dan dibawa ke Puskesmas Pinolosian

TOTABUAN.CO BOLSEL –Warga Desa Kombot Kecamatan Pinolosian Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan tepatnya di wilayah perkebunan Cengkeh Selasa (5/2/2019 sekitar 08.30 Wita.   

Berdaarkan laporan Polisi setempat, mayat tersebut bernama Fidyawati Bonde berumur 13 tahun yang masih berstatus sebagai pelajar.

Bacaan Lainnya

Pihak kepolisian Sektor Pinolosian menjelaskan, beberapa saksi telah diperiksa terkait dengan penemuan mayat tersebut. Di mana, sebelum dihabisi, korban diduga diperkosa kemudian dibuang di jurang dengan kondisi telanjang bulat.

“Sebelum ditemukan, celana dalam korban ditemuakn di gubuk,” ujar anggota polisi setempat.

Saad Paputungan (60) yang pertama kali menemukan celana dalam korban setelah sampai di kebun. Saat mengaku gubuknya dalam keadaan berantakan.

Melihat kejadian tersebut Saad kembali ke kampung dan melaporkan kepada warga.

Saat ditelusuri ada tanda jejak semak yang roboh mengarah ke jurang. Ternyata korban ditemukan terlentang dengan kondisi telanjang bulat.

Sebelumnya warga mengaku sempat mendengar ada anak yang dikabarkan tidak kembali ke rumah dua hari yang lalu sejak Minggu (3/2) sekitar pukul 21.00 Wita.

Korban meninggalkan rumahnya di Dusun V Desa Kombot Kecamatan Pinolosian dan tidak kembali ke rumahnya hingga keluarga melakukan pencarian.

Dari hasil pemeriksaan pihak Puskesmas Pinolosian di tubuh korban terdapat luka memar pada mata kanan. Mulut dan hidung korban mengeluarkan belatung. Seluruh badan mengalami luka gores dan lebam. Begitu juga kemaluan korban mengeluarkan darah serta di bagian kepala belakang terdapat luka bekas hantaman benda tumpul.

Belum diketahui pasti motif dalam tewasnya pelajar tersebut. Dugaan sementara kasus ini merupakan  tindakan kekerasan dan pemerkosaan.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

1 Komentar