Sekolah Rakyat Bolmong Mulai Beroperasi 2027

TOTABUAN.CO BOLMONG — Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) memastikan kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) setelah resmi terdaftar di Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos). Kepastian tersebut diperoleh dalam audiensi SR Tahap III yang digelar di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta Pusat Kamis (15/1).

Dalam audiensi tersebut ditegaskan bahwa SR Bolmong telah memenuhi seluruh persyaratan pembangunan, termasuk persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan status lahan clean and clear. Dengan demikian, Bolmong masuk sebagai salah satu daerah prioritas pembangunan SR tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi menyampaikan, bahwa kehadiran SR menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Program Sekolah Rakyat ini adalah bentuk keberpihakan negara kepada anak-anak Bolmong yang membutuhkan dukungan pendidikan berkelanjutan,” ujar Bupati Yusra.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bolmong Erni Mokoginta, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Bolmong dirancang dengan kapasitas awal 300 peserta didik, dengan pembagian jenjang pendidikan yang jelas.

“Kuota awal Sekolah Rakyat Bolmong terdiri dari 100 siswa Sekolah Dasar (SD), 100 siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), dan 100 siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Ke depan, kapasitas sekolah ini dapat dikembangkan hingga 1.000 siswa,” ungkap Erni.

Ia menegaskan, seluruh peserta didik merupakan penduduk asli Bolaang Mongondow, yang dibuktikan dengan identitas kependudukan dan berasal dari keluarga desil 1 dan 2 kategori miskin ekstrem sesuai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Lebih lanjut, Erni memaparkan tahapan pembangunan Sekolah Rakyat Bolmong yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Proses lelang direncanakan berlangsung pada Maret hingga Juli 2026, dilanjutkan dengan pelaksanaan konstruksi pada Oktober 2026.

“Setelah pembangunan fisik selesai, perekrutan guru dan murid dijadwalkan Februari 2027, dan kegiatan belajar mengajar akan dimulai pada Juli 2027. Dinas Sosial bersama OPD terkait akan terus mengawal proses ini agar berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Sekolah Rakyat Bolmong diharapkan menjadi pusat layanan pendidikan terpadu yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan peningkatan kesejahteraan sosial bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses