Renty: Proses Belajar Mengajar di Desa Terdampak Banjir Mulai Normal

Suasana di SD Desa Domisil. Desa ini merupakan salah satu yang terdampak banjir

TOTABUAN.CO BOLMONG– Empat sekolah yang ada di tiga Desa Kecamatan Santombolang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong),sempat diliburkan akibat terendam banjir, sejak Rabu (4/3/2020). Dan kini, aktifitas proses belajar mengajar sudah normal kembali seperti biasa. Tiga desa yang terdampak banjir di Kecamatan Santombolang itu yakni Desa Domisil, Desa Pangi Timur dan Desa Pangi Induk.

Kepala Dinas Pendidikan Bolong Renty Mokoginta mengatakan, setelah airnya surut sekolah mulai dibersihkan. Sejumlah PNS dan guru dibantu warga ikut membersihkan lumpur luapan banjir yang masuk ke ruangan belajar.

Bacaan Lainnya

“Jadi untuk beberapa SD dan SMP yang ada di desa terdampak banjir di Kecamatan Santombolang, kini proses belajar meengajarnya mulai normal,” ujarnya Selasa 10 Maret 2020.

Namun, meski begitu, pihaknya belum terlalu memaksakan para siswa untuk masuk terkecuali siswa kelas ujian.

Menurut Renty, para yang belum dipaksakan masuk sekolah, sambil memulihkan rasa trauma mereka.

Selain itu bantuan untuk keperluan sekolah terus berdatangan. Tidak sedikit terpanggil untuk memberikan bantuan. Mulai dari seragam layak pakai, buku tulis, tas dan peralatan sekolah lainnya.   

Diberitakan sebelumnya, Hujan deras yang menguyur pesisir Panti Utara Kabupaten Bolaang Mongondow hingga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengakibatkan terjadi banjir. Luapan air membawa material batu dan batang pohon menerjang rumah penduduk sekitar pukul 03.30 Wita.

Bahkan bukan hanya terjadi di Kabupaten Bolmong, banjir juga terjadi di sejumlah desa yang ada di Kabupaten Bolmut. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses