TOTABUAN.CO BOLMONG — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bolaang Mongondow (Bolmong) bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait gangguan pelayanan air bersih di wilayah Kelurahan Gogagoman, Kampung Baru, dan Kelurahan Mongkonai.
Langkah penanganan langsung dilakukan di lapangan dengan fokus pada perbaikan jaringan distribusi, normalisasi aliran, serta identifikasi titik-titik gangguan yang selama ini menyebabkan suplai air tidak optimal.
Direktur PDAM Bolmong Rudi Mokoagow, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memastikan pelayanan air bersih kembali normal dan dapat dinikmati masyarakat tanpa kendala.
“Kami tidak tinggal diam. Begitu menerima laporan masyarakat, tim langsung kami turunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan penanganan. Fokus kami adalah memastikan distribusi air kembali lancar dan merata,” ujar Rudi.
Ia menjelaskan, sejumlah kendala yang ditemukan di lapangan di antaranya adanya kebocoran pipa, tekanan air yang tidak stabil, serta penyumbatan pada beberapa titik jaringan.
“Penanganan dilakukan secara bertahap dan terukur. Kami juga melakukan evaluasi menyeluruh agar persoalan serupa tidak terus berulang di kemudian hari,” tambahnya.
Rudi juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar selama proses perbaikan berlangsung, sembari memastikan bahwa PDAM akan terus memaksimalkan pelayanan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi dalam pelayanan air bersih ini. Kami memahami bahwa air merupakan kebutuhan utama, sehingga perbaikan ini kami lakukan secepat dan seoptimal mungkin,” ungkapnya Rabu (25/3).
“Kami mohon pengertian masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab kami, dan kami pastikan pelayanan air bersih di wilayah Gogagoman, Kampung Baru, dan Mongkonai segera kembali normal,” tegasnya.
PDAM Bolmong menargetkan perbaikan dapat segera rampung dalam waktu dekat, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara optimal. (*)





