Jika tak Serahkan Uang, Pemilik Kios di Kompleks RSUD akan Diusir

RSUD Datoe Binangkang | foto: google.com
RSUD Datoe Binangkang | foto: google.com
RSUD Datoe Binangkang | foto: google.com

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU— Sejumlah pedagang asongan serta pemilik kios di halaman rumah sakit datoe binangkang  (RSUD) Bolmong di Kotamobagu  mulai mengeluh dengan sikap pengelolah RSUD. Padahal  secara resmi, RSUD itu  telah diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, namun, setiap hari petugas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong masih terus menagih retribusi kepada mereka.

‘’Kami bingung. Jika kami tidak membayar, mereka mengancam akan mengusir kami dari lokasi itu,’’ kata Mida, salah satu pemilik kios dikompleks  halaman RSUD saat ditemui.

Bacaan Lainnya

Meski sudah diancam akan diusir dari lokasi tersebut, Mida mengaku enggan membayar retribusi tersebut sebelum ada kejelasan pemerintah mana yang berhak menarik retribusi.

‘’Saya akan menghadap instansi terkait dalam hal ini Dinas yang mengelola soal aset di Kotamobagu. Jangan sampai kami salah membayar,’’ kata perempuan parobaya itu.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKAD) Abdullah Mokoginta mengatakan, tindakan yang dilakukan pedagang tersebut sudahlah benar.

‘’Itu sudah menjadi aset milik Kotamobagu. Sehingga tidak dibenarkan ada pungutan retribusi selain dari Pemkot,’’ kata Abdullah, ketika dikonfirmasi terkait persoalan yang dialami pedagang tersebut.

Pihaknya hanya menghimbau agar para pedagang yang ada untuk tidak lagi membayar kepada siapapun sampai ada pemberitauan lebih lanjut dari pihak Pemkot.

 ‘’Kalau petugas dari RSUD atau dari instasni dari Pemkab Bolmong masih melakukan pungutan, tolong dipertanyakan, uangnya disetor ke mana,’’ kata dia.

Pihak RSUD sendiri masih tertutup untuk memberikan penjelasan soal itu. Direktur RSUD dokter Sahara Albugis saat ditemui tak berada di tempat. “ Ibu Direktur tak ada,” kata salah satu petugas RSUD. (Has)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses