Jembatan di Desa Mengkang Putus, 17 Rumah Hanyut

Kondisi rumah dan jembatan usai dihantam banjir di Wilayah Lolayan (Foto dok)
Kondisi rumah dan jembatan usai dihantam banjir
Kondisi rumah dan jembatan usai dihantam banjir

TOTABUAN.CO BOLMONG—Hujan yang terus menerus mengguyur kawasan Bolaang Mongondow Raya (BMR) membuat sejumlah sarana infrastruktur rusak. Di mana, jembatan yang ada di Desa Mengkang ambruk Sabtu (16/8/2014) sekitar pukul 08.00 wita  karena tak kuat menahan derasnya arus air sungai.

Mondo Kioto warga Mengkang menuturkan, tingginya curah hujan membuat  ketinggian air mencapai satu sampai dengan dua meter. “Ketinggian air capai dua meter. Bahkan saking kuatnya arus  air sungai, membuat pondasi jembatan ambruk,” kata Mondo.

Bacaan Lainnya

Bukan hanya jembatan yang diterjang arus sungai kata Mondo, 17 rumah yang berada di bantaran sungai ikut  hanyut. Untung tak menimbulkan korban jiwa.

“Ada 17 rumah yang hanyut. Mereka saat ini sedang mengungsi di rumah saudara mereka,” kata Mondo. Sejumlah aparat dari TNI Kodim 1303 Bolmong dikerahkan untuk membantu warga. Memang belum redahnya curah hujan membuat warga was-was.   Bahkan saat ini sejumlah warga mulai mengungsi ke saudara  karena kuatir meluapnya  air  sungai .(Has)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses