TOTABUAN.CO BOLMONG — Ruas jalan Pinogaluman–Dumoga tepatnya di Desa Pindol, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), dilaporkan mengalami jalan amblas sehingga tidak dapat dilalui oleh seluruh jenis kendaraan.
Kondisi tersebut terjadi akibat dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Akibatnya, akses utama yang biasa digunakan masyarakat untuk melintas di jalur tersebut sementara tidak bisa dilalui demi keselamatan pengguna jalan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, Veddy Mokoginta mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat untuk sementara tidak melintasi ruas jalan yang amblas.
“Untuk sementara waktu jalan tersebut tidak dapat dilalui semua jenis kendaraan. Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujar Veddy.
Ia menjelaskan, sebagai alternatif masyarakat dapat melintasi jalan lingkar desa yang berada di sekitar lokasi. Namun karena kondisi jalan cukup sempit, kendaraan hanya dapat melintas secara bergantian dengan sistem antre.
Veddy juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan bencana seperti longsor maupun kerusakan infrastruktur lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Jika menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa, segera laporkan kepada pemerintah setempat atau pihak terkait,” tambahnya.
Saat ini pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera melakukan penanganan dan perbaikan agar akses transportasi masyarakat di jalur Pinogaluman–Dumoga dapat kembali normal. (*)





