Hingga 2024 Pembangunan Bandara Bolmong Mencapai 471 Miliar Lebih

Tampak Pansus DPRD Provinsi Sulut saat melihat langsung kondisi pembangunan Bandara Loloda Mokoagow

TOTABUAN.CO BOLMONG — Proyek pembangunan Bandara Lolda Mokoagow yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara, diprediksikan akan menghabiskan dana hampir 500 miliar.

Biaya yang dikeluarkan cukup besar lantaran Bandara dibangun dengan memotong pebukitan serta penimbunan runway.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang didapat, pembiayaan proyek Bandara itu sudah dimulai sejak 2018-2019 lalu dengan dana awal mencapai 40 miliar lebih.

Sekretaris Dinas Perhubungan Bolmong Zulfadli Binol menjelaskan, jumlah tanah yang dibuang untuk penimbunan runway mencapai ratusan ribu meter kubik.

“Dengan adanya pemotongan bukit, sehingga bisa  dilakukan penimbunan runway,” kata Binol.

Dipastikan, keberadaan Bandara Loloda Mokoagow akan mampu mempercepat mobilitas orang dan barang.

Oleh karenanya, ia bersyukur pembangunan bandara ini terus mendapat perhatian dari pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat lewat lobi dari Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow.

“Pembangunan Bandara ini sudah menjadi program  prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw. Bahkan sudah masuk dalam RPJMD 2021-2026,” sambungnya.

Pansus RPJMD DPRD Provinsi Sulut kata Binol,  sudah turun langsung melihat kondisi proyek Bandara yang memiliki panjang runway kurang lebih hampir 3000 meter ini. Direncanakan proyk Bandara Loloda Mokoagow akan dikerjakan hingga 2024 mendatang. (*)

Berikut rencana penggunaan dana proyek Bandara Loloda Mokoagow Bolmong

Tahun 2018 Rp 18.491.000.000

Tahun 2019 Rp 21.300.000.000

Tahun 2020 Rp   4.000.000.000

Tahun 2020-2021 Rp 12.000.000.000

Tahun 2022 Rp 192.000.000.000

Tahun 2023 Rp 150.000.000.000

Tahun 2024 Rp 75.000.000.000

TOTAL Rp 471.791.000.000

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses