TOTABUAN.CO BOLMONG — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk umat Hindu di Desa Kembang Merta, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Jumat (23/1).
Mobil ambulans tersebut diterima oleh Ketua PHDI Desa Kembang Merta, I Ketut Sumerta Jaya, S.Pd., M.Si, didampingi pengurus PHDI. Penyerahan bantuan berlangsung di Lobi Kantor Bupati Bolmong dan disaksikan Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi serta Wakil Bupati Dony Lumenta.
Gubernur Yulius Selvanus mengatakan, bantuan mobil ambulans ini merupakan tindak lanjut dari permohonan umat Hindu Desa Kembang Merta yang telah diajukan sejak Maret 2025. Menurutnya, keberadaan ambulans sangat dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
“Umat Hindu di Bolmong ini merupakan bagian dari masyarakat transmigrasi. Sementara jarak fasilitas kesehatan, khususnya puskesmas, cukup jauh dari pemukiman warga,” ujar Gubernur.
Ia menambahkan, usulan hibah mobil ambulans tersebut disampaikan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kemudian memfasilitasi bantuan ambulans lengkap dengan perangkat pendukung kesehatan, meskipun melalui proses administrasi yang cukup panjang.
“Saya melihat langsung bahwa ambulans ini memang sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Gubernur berharap, dengan adanya bantuan tersebut, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin optimal dan berjalan prima sesuai tugas pemerintah.
Sementara itu, Ketua PHDI Desa Kembang Merta, I Ketut Sumerta Jaya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Sulut atas realisasi bantuan mobil ambulans tersebut. Ia mengungkapkan, permohonan bantuan disampaikan saat kunjungan Gubernur pada perayaan Hari Raya Nyepi.
“Ini merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi kami umat Hindu di Bolmong. Terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bapak Gubernur,” ucapnya.
Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di daerah.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat dan menjadi wujud sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten,” tutup Bupati. (*)





