Gadis Umur 20 Tahun Tega Dipasung Ayah Tirinya

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi TOTABUAN.CO BOLMONG—Gadis umur 20 tahun asal Desa Passi III Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow sebut saja Bunga akhirnya melapor ke Polres Bolmong rabu (16/10).

Bunga mendatangi kantor Polisi bersama keluarga pacarnya unyuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Didepan polisi, dia mengaku dipasung oleh Ayah tirinya dan kemudian dianiaya selama hampir satu bulan.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan Bunga, kaki kiri dan tangan kirinya diikat dengan menggunakan tali yang diikatkan dikayu. Selama hampir satu bulan dia terus mendapat perlakuan kasar oleh DM dan RM yang tidak lain adalah ayah dan ibunya. Tangan kiri Bunga nyaris patah karena sering dipukul.

“ Saya dipasung tanpa ada alasan,”kata Bunga dengan mata berkaca-kaca yang didampingi keluarga pacarnya diruang KSPK Polres Bolmong.

Bunga mengaku tak tahu alasan kenapa dirinya dipasung. Bahkan dia menyadari dirinya tak mengalmi gangguan jiwa. Namun kata gadis yang lulus SMA  dua tahun silam itu, dia dipasung berawal dari orang tuanya melarang dia untuk pacaran. “ Mungkin mereka larang saya pacaran. Sehingga Ibu menyuruh agar saya dipasung. Kalau status Ayah, sudah status Ayah tiri,”tuturnya.

Bunga menceritkan, dia lolos dari pasungan itu karena kebetulan di rumah tidak ada orang. Sehingga kesempatan itu, dimanfaat untuk lari dar rumah.

“ Saya lari langsung ke rumah pacar saya dan langsung melapor ke Polisi,”ungkapnya.

Kepala KSPK Brigadir Supardi Usman saat menerima laporan dengan nomor laporan 1077/X/2013/Sulut/Res-BM langsung mengantar Bunga ke rumah sakit Datoe Binangkan untuk divisum. Saat ini laporan tersebut sedang ditangani penyidik Polres Bolmong.

 

Peliput Iqbal Sumardi

Editor Hasdy Fattah

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses