Diskop dan UKM Bolmong Akan “Sulap” Daun Nenas Jadi Kain

TOTABUAN.CO BOLMONG – Potensi sumber daya alam yang ada di Bolaang Mongondow (Bolmong) akan memberikan peluang bagi para pelaku usaha kecil.

Dinas Koperasi dan UKM Bolmong pada 2020 ini, akan merekrut puluhan warga untuk diberikan pelatihan cara pembuatan serta daun nenas untuk dijadikan.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Sofyanto Mamonto mengatakan, hal ini tidak lepas dari visi dan misi Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati  Yanny Ronny Tuuk.

Sofyanto mengatakan, pelatihan yang akan dilakukan Februari mendatang, untuk peningkatan daya saing daerah di bidang ekonomi. “Salah satunya pembuatan kain dari serat daun nanas,” ujar Sofyanto.

Tenaga yang akan direktur untuk dilatih berasal dari Kecamatan Passi Barat dengan mendatangkan tenaga dari Subang Bandung.

“Jadi untuk merka yang akan direktur dan dilatih, akan diambil dari masing-masing desa di Kecamatan Passi Barat.

Keunggulan dari serat daun nanas ini adalah mempunyai nilai ekonomis, dengan pemamfaatkan produk turunan. Sebab selama ini kata Sofyanto, masyarakat hanya mengantungkan pada buah untuk dijual.

Dengan dilakukan program serta daun nanas, masyarakat akan mendapat tambahan pendapatan sambil menunggu panen puncak yang setahun hanya dua kali. Serat daun nanas ini bisa dijadikan produk home industri, dikerjakan tingkat rumah.

Dia berharap para Kades di wilayah Passi, agar dapat menunjang program pemberdayaan ini lewat dana desa, untuk pembelian alat tenun harganya berkisar lima jutaan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses