Dinas Kependudukan dan Capil Bolmong Tak Ada Pelayanan Selama Dua Hari. Ini Alasan Kadis

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bolmong Iswan Gonibala

TOTABUAN.CO BOLMONG — Sejak Senin, (15/1) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bolmong tidak melakukan pelayanan. Padahal sejak pagi, warga mulai datang dari jauh ingin melakukan pengurusan administrasi, tapi harus pulang tanpa hasil.

Sejumlah warga yang datang dari Desa Kopandakan II Kecamatan Lolayan mengaku kecewa. Sebab saat akan mengurus Kartu Keluarga (KK) dan e-KTP mmreka harus pulang dengan tidak ada hasil.

Bacaan Lainnya

“Kita jauh-jauh datang mengurus administrasi kependudukan namun tidak bisa dilayani. Akibat tidak adanya pelayanan ini, kemungkinan kata petugas, pelayanan nanti dibuka Kamis (17/1). Kami berharap segera diurus. Karena banyak warga yang mengantri, “kata Tendi Puteng dan Hendra Ondah, kepada wartawan, Selasa (15/1/2019).

Kepala Disdukcapil Bolmong, Iswan Gonibala mengaku, kendala pelayanan ini diakibatkan adanya pemindahan barang-barang seperti alat perekaman e-KTP, jaringan dan lainnya.

“Kita saat ini telah memiliki Gedung Pelayanan yang baru selesai dibangun. Di gedung ini nantinya seluruh pelayanan terkait administrasi kependudukan kita siapkan. Hal inilah yang menyebabkan pelayan terhambat,” kata Iswan.

Iswan mengaku, hanya dua hari tidak ada pelayanan. Namun, ia berjanji mulai hari ini  akan diperbaiki.

“Tinggal jaringan saja yang bermasalah. Makanya kami telah mendesak pihak Telkomsel agar hari ini diperbaiki. Mohon maaf kepada masyarakat karena beberapa hari ini belum ada pelayanan. Kami usahakan secepatnya segera ada pelayanan, ” tandas Gonibala.

Penulis:Viko

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

1 Komentar

  1. Mungkin untuk lebih mudah menginformasikan hal-hal yang terkait dengan dinas kependudukan dan capil kepada masyarakat, lebih baik dibuatkan website yang bisa diakses oleh masyarakat banyak.