Diskominfo Kotamobagu Bekali Tenaga Operator Terkait Tekhnologi Virtualisasi

Diskominfo Kotamobagu Bekali Tenaga Operasional Terkait Tekhnologi Virtualisasi
In House training bagi para tenaga operator terkait penggunaan tekhnologi virtualisasi server atau hyper converged infrastructure (HCI) yang diikuti para tenaga operasional data center
Diskominfo Kotamobagu Bekali Tenaga Operasional Terkait Tekhnologi Virtualisasi
In House training bagi para tenaga operator terkait penggunaan tekhnologi virtualisasi server atau hyper converged infrastructure (HCI) yang diikuti para tenaga operasional data center (Foto Diskoninfo)

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU–  Dalam rangka meningkatan kemampuan serta pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu, melakukan in house training bagi para tenaga operator terkait penggunaan tekhnologi virtualisasi server atau hyper converged infrastructure (HCI) yang diikuti para tenaga operasional  data center. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kerja bidang teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), menghadirkan narasumber yang berasal dari perusahaan Sangfor Technologies Shenzen China Liu Hai Tao dan Jonathan selaku perwakilan Sangfor Indonesia.

Kepala Bidang Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indra Sutriadi Pipii mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan ini, guna memberikan pembekalan kepada tenaga data server dalam penggunaan teknologi Virtualisasi server atau sering disebut Hyper Convered Infrastructure (HCI) dari perusahaan Sangfor Technoligies.

Bacaan Lainnya

“Ini bagian dari pembekalan agar para tenaga data server bisa memahami kerja dalam penggunaan teknologi virtualisasi,” kata Sutriadi Senin 20 Maret 2017.

Sementara itu, kepala Data Center Kota Kotamobagu Rudhie Unu menjelaskan, sistem virtiualisasi server atau Hyper Converged Infrastructure (HCI) merupakan langkah efisiensi anggaran, artinya dengan menggunakan satu server tersebut perbandingannya sama dengan menggunakan 10 server biasa dengan kegunaaan yang sama tapi fungsinya lebih komplit, kata Rudhie.

Menurutnya, untuk saat ini  pembekalan tenaga operasional data center masih menjadi prioritas, untuk itu diharap ke depan saat mulai dioperasikannya Data Center, SDM nya pun sudah siap dalam mengoperasikannya.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses