Wali Kota Tatong Bara Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana

Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara
Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara
Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU—Prestasi yang diterima Pemkot Kota Kotamobagi rupanya belum habis. Pasca menerima piala Adiura pekan lalu, kini Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara kembali menerima penghargaan Manggala Karya Kencana. Penghargaan itu diserahkan Presiden Joko Widodo melalui Ketua BKKBN RI, Surya Chandra Surapaty, pada acara malam apresiasi penghargaan bidang kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Aston Kupang, Nusa Tenggara Timur Kamis (28/7).

Penghargaan Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berkomitmen terhadap penyelenggaraan program kependudukan dan keluarga berencana serta pembangunan keluarga di daerah yang dipimpinnya.

Bacaan Lainnya

Kabag Humas Pemkot Kotamobagu Aljufri Ngandu  mengatakan, dari penghargaan yang diberikan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara masuk pasda 62 kepala daerah bupati/walikota se Indonesia.

Walikota Kotamobagu Tatong Bara saat menerima penghargaan Satya Lencana Manggal Karya Kencana
Walikota Kotamobagu Tatong Bara saat menerima penghargaan Satya Lencana Manggal Karya Kencana

Kepala BPMD Kota Kotamobagu Sitti Rafiqa Bora mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Walikota atas dukungan dan perhatian terhadap program kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera di Kota Kotamobagu.

“Dukungan dan perhatian beliau tidak hanya berupa pembinaan saja, melainkan juga dengan menyediakan sarana, prasarana, anggaran yang cukup besar, hingga terjun langsung mendukung pelayanan KB” ungkap mantan Kabag Humas ini.

Ia menambaahkan mengatakan 10 indikator perilaku hidup bersih dan sehat dalam tatanan rumah tangga telah diterapkan dalam keseharian masyarakatnya.

 “Penyediaan sarana dan prasarana yang memadai juga menjadi tolak ukur. Hal ini didukung dengan keberadaan Puskesmas yang beroperasi di Kotamobagu,”  kata Rafiqa menjelaskan.(Mg2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses