Diduga Gepeng, Tiga Lansia Asal Madura Diamankan

Kakek-Nenek Asal Jawa Timur Dibawa ke Markas Sat Pol-PP. (f-rez/tco)
Kakek-Nenek Asal Jawa Timur Dibawa ke Markas Sat Pol-PP. (f-rez/tco)
Kakek-Nenek Asal Jawa Timur Dibawa ke Markas Sat Pol-PP. (f-rez/tco)

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU – Wajah keriput serta mengunakan pakaian yang kusam, tiga orang lanjut usia (lansia) yang diduga dipekerjakan untuk mengemis dan mencopet atau gepeng (gelandangan pengemis), diamankan aparat Sat Pol-PP Pemkot Kotamobagu, Sabtu (13/2) sekitar pukul 12.07 Wita.

Dari tiga orang tersebut, satu diantaranya seorang kakek berusia 70 tahun bernama Syahlan. Sedangkan dua nenek lainnya berusia 75 tahun, ketiganya berasal dari Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Bacaan Lainnya

Dari hasil wawancara salah satu anggota Sat Pol-PP yang bisa berbahasa Madura, sang kakek mengaku sudah sebulan lalu berada di Kotamobagu dan tinggal di sebuah tempat kos di Lorong Kembang, Gogagoman. Sedangkan kedua nenek mengaku dibawa orang Madura, kemudian ditinggalkan di Kotamobagu dan hanya tidur diemperan dan masjid yang ada.

“Saya wawancarai dengan Bahasa Madura walau tidak semuanya berhasil ditanyakan. Namun dari hasil pernyataan mereka kami menduga mereka sengaja dibawa utuk dipekerjakan sebagai pengemis,” ujar Helmy Maskatie, seorang anggota Pol-PP, siang tadi

“Kami akan lacak otak dari pelaku yang sengaja membawa para orang tua ini untuk dijadikan pengemis,” ujarnya.
Sementara itu setelah diberi makan dan minum oleh Pol-PP, ketiga lansia tersebut kemudian dicarikan warga asli Madura untuk diminta bantuan menampung sementara sampai mereka akan dikembalikan ke daerah asal. (rez/ryo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses