Jangan Remehkan Anak-anak yang Tidak Akur

Anak bertengkar dengan saudaranya

TOTABUAN.CO— Dikatakan psikolog anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, kasus yang menewaskan NA (8) siswa kelas dua SDN 07 Kebayoran Lama Utara, yang berkelahi dengan teman sekelasnya R (8), merupakan kelalaian pihak sekolah. Sebab, kejadian tersebut berlangsung di lingkungan sekolah dan saat jam sekolah.

Bacaan Lainnya

“Selain itu, keterangan salah satu saksi juga bilang, kedua anak ini sudah sering berseteru sejak kelas 1 SD. Tetapi, pihak sekolah tidak melakukan tindakan apa-apa,” ungkap Vera saat dihubungi Beritasatu.com di Jakarta, Rabu (23/9).

Lebih lanjut, Vera mengatakan, jangan meremehkan aksi ejek-ejekan atau perkelahian antar anak. Memang hal tersebut biasa terjadi dalam proses sosialisasi anak, tetapi jangan dibiarkan menjadi kebiasaan.

“Harusnya jangan dijadikan kebiasaan. Kalau berlangsung cukup lama harus ada tindakan dari guru-gurunya. Jadi, di kasus ini ada pembiaran dan kurangnya pengawasan dari sekolah,” tutur Vera.

Sumber;beritasatu.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses