Lima Nama Hasil Penjaringan PDIP Siap Ikuti FPT

Medy Lensun
Medy Lensun

Medy LensunTOTABUAN.CO BOLTIM–Lima nama yang masuk dalam penjaringan calon bupati dan wakil bupati dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dipastikan akan mengikuti Fit and Properti Test (FPT) pada  25- 26 Mei 2015 di Manado nanti.

Hal ini diungkapkan langsung oleh ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Boltim Medy Lensun usai menghadiri peringatan Isra’ Miraj Nabi Muhamad SAW 1436 Hijriah di Tutuyan, Senin (18/05/2015).

Bacaan Lainnya

” Lima nama yang masuk dalam penjaringan calon bupati/ wakil bupati dari PDIP, dan kelimanya akan mengikuti FPT di Manado nanti,” kata Medy.

Medy sendiri yang namanya masuk dalam lima nama tersebut mengungkapkan,  ada tiga nama yang mempunyai kans kuat hal itu menurutnya diukur dari keseriusan dari mereka serta kemampuan dan peluang di internal PDIP.

“Tiga nama yang saat ini mempunyai kans kuat dimata DPP yakni selain saya selaku ketua DPC PDIP Boltim ada dua nama lain yakini Sam Syachrul Mamonto dan Herry Salim Mamonto, ” tambah Medy.

Namun dirinya belum bisa memastikan lebih karena kesemuanya adalah kewenangan DPP. “Itu baru diprediksikan, semuanya tergantung keputusan DPP. Saya sendiri selaku kader Partai tetap menunggu apapun keputusan Partai nanti, ” tutur Medy.

Mengingat PDIP dalam perolehan kursi di DPRD Boltim hanya memiliki tiga kursi yang pastinya masih tetap berkoalisi maka PDIP sendiri akan meminang beberapa partai untuk menyatukan kekuatan mereka menghadapi Pilkada nanti.

“PDIP sendiri tetap akan bangun  koalisi dan yang pasti tidak akan lari juga dari partai yang tergabung dalam koalisi Indonesia Hebat (KIH) nantinya ” pungkasnya.

Adapun lima nama yang sudah masuk dalam penjaringan PDIP yakni, Medy Lensun, Sam Syachrul Mamonto, Herry Salim Mamonto, Sehan Mokoagow dan Sehan Landjar.(wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses