Ibu Muda Kepergok Minum Miras Campur Komix

Tampak sepasang reamaja yang diamankan di kantor Pol PP bersama Miras dan obat komix
Tampak sepasang reamaja yang diamankan di kantor Pol PP bersama Miras dan obat komix
Tampak sepasang reamaja yang diamankan di kantor Pol PP bersama Miras dan obat komix

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU–Ibu mudah sebut saja Mekar (22) tak bisa berkilah saat petugas gabungan dari Pol PP, TNI bersama Polres Bolmong melakukan razia KTP disejumlah tempat kos. Mekar diamankan Sabtu (20/12/2014) sekitar 23.00 wita. Saat diamankan, Mekar terlihat mabuk berat setelah mengkonsumsi komix, jenis obat batuk dalam jumlah yang tak wajar.

Mekar diamankan di sebuah tempat kos di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Barat, saat sejumlah petugas menyisir lokasi itu saat razia Kartu Tanda Penduduk (KTP). Saat itu, Mekar dan rekan-rekannya sedang asik mengkonsumsi komix.

Bacaan Lainnya

“Pas digrebek tim gabungan Satpol PP, Polres Bolmong dan Polisi Militer, tiga rekan Mekar, dua pria dan satu perempuan berhasil kabur. Sementara Mekar tak bisa melarikan diri, karena sudah keadaan mabuk berat,” kata salah satu petugas Pol PP.

Saat diperiksa kartu indentitas, Mekar tak bisa menunjukan KTP. Bahkan saat Pol PP meminta data, keterangan yang disampaikan, namun Mekar sering ngelantur.

“Mekar terpaksa dibawa ke Kantor Satpol PP,” tambah petugas itu.

Tak sampai disitu, operasi pun  terus dilanjutkan. Tim gabungan kemudian mendatangi eks kantor Bupati Bolmong, di jalan Brigjen  Katamso. Disana, mereka menemukan seorang pria, warga Gogagoman. Jainal dan rekan-rekannya sedang asik mengkonsumsi minuman keras, jenis cap tikus, burung sakti dan Newport.

Jainal ditinggal seorang diri sementara rekan-rekannya langsung kabur. Di kantor Satpol PP keduanya dimintai keterangan. Mekar mengaku belum lama mengkonsumsi komix. “Rasanya melayang-layang,” ujar Mekar di hadapan Kepala Satpol PP, Sahaya Mokoginta.

Setelah dimintai keterangan, keduanya diberikan pembinaan dan kemudian di jemput oleh kerabatnya. (Has)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses