Buntut Kalahnya Iskandar Kamaru di Pilwabup Bolsel, Empat Bacaleg Golkar Dicoret ?

Nampak Ketua DPRD atau Ketua DPD II PG Bolsel Abdul Razak Bunsal saat mendapt giliran mendapat kartu suara diperhapdakan kepada dua calon wakil bupati beberapa waktu lalu|foto dok totabuan.co
Nampak Ketua DPRD atau Ketua DPD II PG Bolsel Abdul Razak Bunsal saat mendapt giliran mendapat kartu suara diperhapdakan kepada dua calon wakil bupati beberapa waktu lalu|foto dok totabuan.co
Nampak Ketua DPRD atau Ketua DPD II PG Bolsel Abdul Razak Bunsal saat mendapat giliran untuk mencoblos  diperlihatkan kepada dua calon wakil bupati beberapa waktu lalu|foto dok totabuan.co

BOLSEL (totabuan.co)Kalahnya Iskandar Kamaru dikanca pemilihan wakil bupati dua pekan lalu, dikabarkan berujung pada pencoretan empat kader golkar yang ikut dalam bakal calon legislatif 2014 mendatang.

Ke empat orang itu ditenggarai tak konsisten dan membangkang intruksi partai. Mereka tak memilih Iskandar saat pemilihan waktu itu.Sehingga sekretaris DPD II Golkar itu malu tertunduk di gedung DPRD. Padahal jika au dipikir kursi Golkar di Bolsel memilik tujuh kursi namun, tumbang dari seorang PNS dan bukan seorang politisi.

Bacaan Lainnya

“ Ada empat orang yang sudah mendapat catat merah dari DPD I Golkar Sulut. Mereka tak konsiten, membangkang dari partai dan mereka ternyata tak mendukung Iskandar di pemilihan wakil bupati. Bisa jadi mereka akan dicoret dari daftar bakal calon legislatif.”kata sumber dipercaya.

Namun hal itu dibantah oleh Sekretaris DPD I Golkar Sulut Aditya Angerah Moha. Kata ADM sapaan akrabnya, belum ada yang dicoret. Proses organisasi masih jalan. Karena golkar memiliki mekanisme dengan aturan yang mengikat terkait dengan ketentuan kaderisasi.

“ Golkar belum ada sikap hingga kesana. Bahkan kabar itu baru saya tahu,”terang anggota DPR RI ini via Blackberry Masengger (BBM) Minggu 18 Mei 2013.

Seperti yang diketahui, Iskandar Kamaru dalam pemilihan wakil bupati kalah dari Samsul Badu. Iskandar hanya meraih 8 suara sementara Samsul meraih 11 suara. Samsul yang mrupakan kepala kantor inspektorat yang direkomendasi oleh partai Amanat Nasional. sedangkan Iskandar maju di Pilwabup karena direkomendasi oleh PDIP.

[has]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses