Antisipasi Wabah Penyakit Pasca Banjir, Dinkes Bolmong Turunkan Tim Medis

TOTABUAN.CO BOLMONG—Antisipasi wabah penyakit pasca banjir, dinas kesehatan kabupaten Bolaaang Mongondow (Bolmong) menurunkan sejumlah tim medis di tiga puskesmas di tiga kecamatan. Tiga puskesmas itu yakni  Puskesmas Imandi, Doloduo dan Mopuya.

Kepala dinas kesehatan Bolmong Rudiawan mengatakan, tiga Puskesmas yang disiapkan sejumlah tim medis itu, karena daerah tersebut memang terkena banjir.

Bacaan Lainnya

“ Memang antisipasi untuk melakukan pemeriksaan. Apaterlebih pasca banjir ini rentan terjadi penyakit gatal-gatal dan diare,” kata Rudiawan.

Tiga Puskesmas itu nantinya akan  melayani keluhan warga. Karena biasanya rentan terjadi wabah penyakit. “Saya sudah mengintruksikan 3 puksemas di wilayah dumoga untuk melayani masyarakat. Semua para medis,dokter, termasuk bidan desa siaga ditempat,” kata Rudiwan menambahkan.

Meski demikain, pasca banjir belum ada keluhan mayarakat yang datang untuk berobat ke Puskesmas. Dirinya menghimbau kepada warga yang ingin berobat untuk datang ke Puskesmas terdekat . “Silahkan saja datang Ke Puskesmas terdekat, kami siap melayani,” ujarnya.(Has)

Diketahui Intensitas curah hujan yang meningkat, menyebabkan sejumlah desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terendam banjir. Sejumlah  sungai meluap dan merendam ratusan rumah.

Data yang didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong menyebutkan, ada enam desa  yang tersebar di Kecamatan Dumoga Bersatu terendam . Ke enam desa itu yakni Desa  Imandi,  Desa Tonom, Desa Ibolian, Desa Ibolian satu, Desa  Werdi Agung Utara dan Desa Mengkang. Rata-rata ketinggian air setinggi 50 hingga 1 meter. (Has)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses