TOTABUAN.CO BOLMONG – Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) terus memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Upaya tersebut ditunjukkan melalui uji coba alat pertanian modern di Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur Kamis (9/4).
Uji coba dilakukan langsung oleh Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, bersama Wakil Bupati Dony Lumenta. Keduanya mencoba traktor bermerek Kenza sebagai bagian dari langkah modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Bolmong dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi pengolahan lahan pertanian, diberbagai komoditas pertanian.
Menariknya, traktor tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi komoditas padi, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman lain seperti jagung, kacang-kacangan, serta komoditas pertanian lainnya. Hal ini dinilai penting untuk mendukung diversifikasi pertanian di Bolmong.
Dengan penggunaan teknologi pertanian modern, diharapkan proses pengolahan lahan menjadi lebih cepat, hemat biaya, dan mampu meningkatkan hasil panen petani.
Sebagai salah satu daerah yang dikenal sebagai lumbung beras di Sulawesi Utara, Bolmong memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, transformasi sektor pertanian melalui mekanisasi menjadi langkah penting yang terus didorong pemerintah daerah.
Bupati Yusra Alhabsyi menegaskan bahwa adopsi alat pertanian modern bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani.
“Modernisasi pertanian menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian Bolmong, sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan,” ujarnya.
Pemkab Bolmong berencana melakukan kajian lebih lanjut terhadap efektivitas penggunaan traktor tersebut sebelum diterapkan secara luas di wilayah pertanian. (*)







