TOTABUAN.CO BOLMONG —Langkah besar diambil Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) dalam memperkuat sistem peringatan dini bencana. Bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pemkab Bolmong resmi menandatangani kerja sama strategis penempatan High Frequency Radar Array Maritim, sebagai upaya menghadirkan data cuaca dan kelautan yang lebih akurat dan real-time.
Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) ini menjadi momentum penting bagi Bolmong dalam meningkatkan ketahanan daerah terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi BMKG, di antaranya Sekretaris Utama Guswanto, Plt Deputi Meteorologi Andri Ramdhani, Deputi Geofisika Nelly Florida, serta jajaran pejabat teknis lainnya. Dari pihak daerah, hadir langsung Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta dan seluruh jajaran.
Sekretaris Utama BMKG menegaskan bahwa pemasangan radar frekuensi tinggi ini akan meningkatkan akurasi informasi meteorologi dan kondisi laut. Teknologi ini mampu mendeteksi arus laut, gelombang, hingga potensi cuaca ekstrem secara lebih cepat, sehingga sangat vital dalam mendukung keselamatan pelayaran dan aktivitas nelayan.
Bupati Yusra Alhabsyi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat sekaligus mendorong pembangunan berbasis mitigasi risiko bencana.
“Dengan hadirnya teknologi ini, kita berharap masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, dapat memperoleh informasi yang cepat dan tepat untuk mendukung aktivitas serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana,” ujarnya Selasa (7/4).
Bupati Yusra juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dari anggota DPR RI Komisi V Yasti Soepredjo Mokoagow hinga kerjasama ini bisa terlaksana.
Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat dan dilanjutkan dengan penyerahan plakat serta foto bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem informasi kebencanaan yang modern.
Kerja sama ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam penguatan sistem informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika di Bolmong, sekaligus mendorong pembangunan daerah yang tangguh terhadap perubahan iklim dan risiko bencana. (*)







