Puting Beliung Terjang Dumoga Tenggara, 46 Rumah Rusak

TOTABUAN.CO BOLMONG – Angin kencang disertai puting beliung menerjang Kecamatan Dumoga Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026) siang. Sebanyak 46 unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang, terutama pada bagian atap.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WITA dan berdampak pada dua desa, yakni Desa Tapadaka Utara dan Desa Tapadaka I. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, di Desa Tapadaka Utara tercatat 41 rumah terdampak dengan 43 kepala keluarga (161 jiwa), termasuk 16 lansia dan 14 balita. Sementara itu, di Desa Tapadaka I, terdapat 5 rumah terdampak yang dihuni 6 kepala keluarga dengan total 21 jiwa, termasuk 2 balita. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah akibat terpaan angin kencang.

Bacaan Lainnya

BPBD Bolmong bergerak cepat setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan masyarakat melalui call center Pusdalops. Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat serta penanganan darurat.

Selain itu, Pusdalops BPBD terus melakukan pemantauan kondisi cuaca melalui citra satelit BMKG dan menyebarkan informasi peringatan dini cuaca ekstrem kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi. Kondisi terkini di lokasi dilaporkan mulai kondusif. Warga yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan dan perbaikan sementara. Cuaca di wilayah terdampak juga terpantau cerah berawan.

Sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan warga antara lain atap seng, paku seng, balok kayu untuk rangka atap, serta terpal guna penanganan darurat.

Penyaluran Bantuan

Sehari setelah kejadian, Jumat (3/4/2026), Pemkab Bolaang Mongondow bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Penyerahan bantuan dipusatkan di Balai Pertemuan Desa Tapadaka Utara.

Wakil Bupati Dony Lumenta secara langsung menyerahkan bantuan didampingi Sekretaris Daerah Abdullah Mokofinta serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bantuan yang disalurkan meliputi paket kidsware, kasur lipat, terpal, selimut, paket family kit, tambahan gizi balita, air mineral, serta paket sembako. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap dampak bencana yang sempat menimbulkan kepanikan dan trauma di masyarakat.

Wakil Bupati Dony Lumenta menyampaikan rasa prihatin atas musibah tersebut. Ia juga bersyukur karena tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

Pemerintah daerah lanjut Dony akan menurunkan tim verifikator dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) bersama BPBD untuk melakukan pendataan lanjutan. Langkah ini bertujuan menghitung kebutuhan material bangunan guna mempercepat perbaikan rumah warga yang rusak.

Dony memastikan penanganan pascabencana dilakukan secara terkoordinasi dan berkelanjutan, guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses