TOTABUAN.CO BOLMONG– Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) menyelenggarakan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yusra Alhabsyi menyampaikan capaian berbagai program dan kegiatan pembangunan sepanjang tahun 2025.
LKPJ yang disusun berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tersebut mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar Rp1,156 triliun lebih atau mencapai 99,63% dari target yang ditetapkan sebesar Rp1.160 triliun.
“Dalam satu tahun pelaksanaan APBD 2025, kami berupaya untuk mengelola keuangan daerah secara optimal sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi,” ujar Bupati Yusra dalam sambutannya Jumat (27/3).
Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melebihi target. Dari target yang ditetapkan sebesar Rp76. 9 Miliar, PAD berhasil direalisasikan sebesar Rp78.3 miliar lebih atau mencapai 101,68%.
Sementara itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan antar daerah direalisasikan sebesar Rp1.67 triliun lebih atau 99,60% dari target, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai Rp9.7 miliar lebih 87,05% dari target.
Total belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp1.1 triliun lebih 1.97 triliun berhasil direalisasikan sebesar Rp1.93 triliun lebih atau 91,33%.
Bupati Yusra Alhansyi merincikan realisasi belanja antara lain, belanja operasi: Rp749.8 atau 90,95%. Belanja modal: Rp118.8 miliar atau 87,35%. Belanja tidak terduga: Rp1.1 Miliar lebih atau 80,82%. Belanja transfer Rp224.8 miliar lebih atau 95%.
Pembiayaan yang berasal dari sisa hasil anggaran tahun sebelumnya (SILPA) juga berhasil direalisasikan secara optimal hingga 99,77%.
Bupati Yusra juga mengakui beberapa tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, antara lain keterbatasan prasarana dan sarana perangkat daerah, rentang kendali yang luas akibat wilayah Kabupaten Bolmong yang mencakup sekitar 48,86% dari wilayah Bolmong Raya atau 26,55% dari Provinsi Sulawesi Utara, serta kondisi infrastruktur transportasi yang masih perlu ditingkatkan untuk menghubungkan wilayah sentra produksi pertanian dan perkebunan.
“Kita akan terus berupaya menyelesaikan berbagai permasalahan ini secara bersama-sama dengan DPRD dan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.
Pada akhir penyampaian, Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan serta dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bolmong sepanjang tahun 2025. (*)





