TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU — Pasar Senggol Ramadan 2026 di Kota Kotamobagu resmi dibuka dan kembali menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan. Kegiatan tahunan ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
Pasar Senggol merupakan agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat setiap Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain menjadi tempat berbelanja kebutuhan Lebaran, kegiatan ini juga membuka peluang usaha bagi pedagang musiman serta pelaku UMKM di daerah.
Pemkot Kotamobagu menilai kehadiran Pasar Senggol memiliki dampak ekonomi yang signifikan karena mampu menciptakan perputaran uang di tengah masyarakat. Berbagai produk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri dipasarkan di lokasi ini, mulai dari pakaian, makanan, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, penyelenggaraan Pasar Senggol juga diharapkan menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat. Setiap tahun, pasar ini selalu ramai dikunjungi warga dari berbagai wilayah di Bolaang Mongondow Raya yang datang untuk berbelanja sekaligus menikmati suasana Ramadan.
Pemkot Kotamobagu bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebelumnya juga telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan ini berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Dengan penyelenggaraan yang tertata dan dukungan berbagai pihak, Pasar Senggol Ramadan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pusat perdagangan musiman, tetapi juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi rakyat di Kota Kotamobagu selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. (*)





