Pemkot Kotamobagu Buka Peluang Penyelenggara Pasar Senggol

Pasar Senggol Kotamobagu

TOTABUAN.CO KOTAMOBAGU —Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemkot Kotamobagu mulai mematangkan berbagai persiapan teknis terkait rencana pelaksanaan Bazar Ramadhan atau Pasar Senggol tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pemerintah daerah apabila nantinya terdapat pihak yang mengajukan permohonan sebagai penyelenggara kegiatan tahunan tersebut.

Persiapan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang sebelumnya membahas penataan lokasi Pasar Senggol tahun ini. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah merekomendasikan area eks Rumah Sakit Datoe Binangkang sebagai lokasi yang disiapkan untuk pelaksanaan kegiatan.

Bacaan Lainnya

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Kotamobagu, Noval Manoppo, menjelaskan bahwa penetapan lokasi tersebut bertujuan untuk memusatkan aktivitas Pasar Senggol pada satu kawasan sehingga lebih tertib serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas di pusat kota.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap membuka kesempatan bagi pihak asosiasi yang berminat menjadi penyelenggara kegiatan dengan mengajukan proposal resmi kepada pemerintah kota.

Ia menambahkan, proposal yang masuk akan dikaji oleh tim pemerintah daerah dari berbagai aspek, mulai dari kesiapan teknis, keamanan, hingga dampaknya bagi masyarakat. Pemerintah juga menegaskan bahwa apabila hingga batas waktu yang telah ditentukan tidak ada pihak yang mengajukan permohonan resmi, maka kegiatan Pasar Senggol Ramadhan tahun ini dipastikan tidak akan dilaksanakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses